Breaking News:

BREAKING NEWS : Belasan Tempat Wisata di Yogya Dipastikan Tutup Sementara

Belasan tempat wisata di Kota Yogyakarta tutup sementara pasca meluasnya penyebaran Virus Corona (COVID-19) di Daerah Istimewa Yogyakarta.

TRIBUNJOGJA.COM / Wahyu Setiawan
Pintu Masuk Taman Pintar sisi Selatan 

Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Belasan tempat wisata di Kota Yogyakarta tutup sementara pasca meluasnya penyebaran Virus Corona (COVID-19) di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta mencatat ada 19 destinasi wisata di Kota Yogyakarta. Dari 19 destinasi yang tercatat tersebut, ada 15 tempat yang tutup. Destinasi wisata yang tutup antara lain: Taman Pintar, Gembiraloka, dan belasan museum di Kota Yogyakarta.

Sekretaris Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta, Yetti Martanti mengatakan penutupan destinasi wisata tersebut merupakan kebijakan dari pengelola masing-masing. Sementara Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta belum melakukan upaya penutupan destinasi wisata.

Yetti mengakui sejak merebaknya COVID-19 di Yogyakarta, jumlah kunjungan wisata menurun. Itu pula yang menjadi salah satu faktor penutupan destinasi wisata. Selain itu juga untuk mencegah penyebaran COVID-19 di DIY.

"Kebanyakan yang tutup adalah museum. Ada yang sampai April ada yang belum tahu sampai kapan, menunggu kondusif. Ditutup karena dari pengelolanya, misalnya Museum Perjuangan milik TNI, sudah ada aturannya. Kemudian Benteng Vredeburg dikelola oleh pusat, juga sudah ada suratnya,"katanya, Kamis (09/04/2020).

Meski demikian, ada beberapa destinasi yang masih buka, seperti Keraton Yogyakarta, Museum Kereta, Tamansari, dan Museum Sonobudoyo. Dengan dibukanya destinasi wisata tersebut, pengelola wajib menyediakan tempat cuci tangan, melakukan pengecekan suhu badan, juga penyemprotan disinfektan.

"Dari pantauan kita sudah melaksanakan protokol tersebut. Pembatasan jarak juga dilaksanakan. Lagipula sedikit wisatawan yang masih datang saat kondisi seperti ini,"terangnya.

Terpisah, Kepala Bidang Pengelolaan Taman Pintar, Afia Rosdiana menambahkan Taman Pintar tutup sementara sejak 2 April lalu. Yang menjadi pertimbangan adalah sedikitnya pengunjung yang datang. Selain itu, penutupan Taman Pintar juga bertujuan untuk mendukung kebijakan physical distancing.

"Pengunjung hanya sekitar 2 sampai 8 orang saja, bahkan sejak 26 Maret sampai 1 April sudah tidak ada pengunjung yang ke Taman Pintar. Walaupun tutup sementara, kami tetap melakukan layanan literasi melalui Instagram dengan upload konten sains secara berkala,"tambahnya.

Meski tutup sementara, perawatan pada benda koleksi tetap rutin dilaksanakan. Sejauh ini belum ada kepastian kapan akan dibuka kembali sambil menunggu situasi kembali kondusif. (*)

Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Mona Kriesdinar
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved