Update Corona di DI Yogyakarta

Imbas Virus Corona, Konsumsi BBM dan Gas Turun

Penurunan konsumsi BBM dan gas disebabkan mobilitas masyarakat yang cenderung lebih sedikit serta tutupnya UMKM imbas dari virus Corona.

IST
Ilustrasi Bahan Bakar Minyak (BBM) kendaraan 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - PT Pertamina Marketing Operation Regional (MOR) IV menyatakan bahwa terdapat penurunan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) dan gas selama pandemi virus Corona berlangsung.

Hal ini diakibatkan oleh mobilitas masyarakat yang cenderung lebih sedikit serta tutupnya usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) imbas dari virus Corona.

"Dibandingkan dengan penjualan bulan Februari benar ada penurunan, tapi tidak signifikan," jelas Senior Supervisor Communication and Negotiation Pertamina MOR IV, Arya Yusak Dwi Candra, dikutip dari keterangannya, Selasa (7/4/2020).

Dia mengatakan, penurunan itu berkisar di angka 13% sampai 15%.

Kabar Terbaru dr Tirta, Keluar RS Nyanyikan Lagu Karangan Sendiri & Siap Kembali Lawan Virus Corona

Untuk konsumsi BBM jenis gasoline (premium, pertalite dan pertamax) secara keseluruhan jika dibandingkan dengan bulan februari 2020 mengalami penurunan permintaan sebesar 15% atau dari 1.780 KL per hari menjadi 1.540 KL per hari. 

Hal itu juga terjadi pada BBM jenis gasoil (solar, dex series) yang turut mengalami penurunan sebanyak 13% dari 380 KL menjadi 335 KL.

Sementara untuk konsumsi LPG penurunan disebut masih dalam batas normal, karena penurunannya tidak signifikan.

Rata-rata bulan Februari di angka 447 MT (metric ton) sedangkan bulan Maret di angka 445 MT sehingga dikatakan untuk LPG relatif stabil.

"Untuk stok BBM dan LPG di wilayah MOR IV kita pastikan aman, dengan rata-rata coverage day (ketahanan) untuk BBM selama 9-12 hari dan LPG 4-6 hari," sebutnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Yosef Leon Pinsker
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved