Breaking News:

Dishub DIY Akan Periksa Ketat Kendaraan yang Masuk DIY, Pengendara Sepeda Motor Dilarang Boncengan

Dishub DIY Akan Periksa Ketat Kendaraan yang Masuk DIY, Pengendara Sepeda Motor Dilarang Boncengan

Tribun Jogja/Kurniatul Hidayah
Kepala Dinas Perhubungan DIY Tavip Agus Rayanto 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kepala Dinas Perhubungan DIY Tavip Agus Rayanto menjelaskan bahwa pihaknya siap menerapkan kebijakan pengecekan di jalan maupun terminal bagi para pemudik yang akan memasuki DIY.

Ia mengatakan bahwa Dishub DIY, hari ini (Rabu) menurunkan tim untuk melakukan survei di lapangan terkait ruang maupun kebutuhan manuver pengguna kendaraan yang tidak memenuhi syarat dan harus putar balik dari DIY.

"Bagi yang tidak memenuhi syarat, harus pulang. Nggak boleh meneruskan (perjalanan).

Kalau ada border line menimbulkan kemacetan, muternya gimana. Besok (hari ini) temen-temen kepolisian dan kabupaten setempat menentukan titiknya.

Artinya di arah timur mana, utara, barat. Kalau jalan kabupaten atau jalur tikus, (kewenangan) teman-teman kabupaten yang melaksanakan. Kita (Dishub DIY) terpusat di terminal dan jalan raya," bebernya, di Kepatihan, Selasa (7/4/2020) petang.

Tidak memenuhi syarat, dijelaskan Tavip, bila pemudik tidak memenuhi syarat administrasi yaitu surat keterangan RT asal ia merantau, surat dokter yang menyatakan ia sehat.

Kemudian bila naik transportasi umum maka harus membeli tiket secara online tidak boleh langsung beli di tempat. Selain itu, pemudik juga harus mengenakan masker dan membawa obat-obatan pribadi.

Sri Sultan Hamengku Buwono X Berharap Pemudik Tidak Bertambah Untuk Putus Penularan Virus Corona

"Lalu untuk operator, sebelum berangkat harus melakukan sosialisasi. Ada laik jalan, kemudian ada physical distancing, ada tuslah karena 50 persen harga dinaikkan tujuannya yang mudik sedikit.

Di antaranya itu. Lalu saat operasi,kita cocokan. Bukan tidak ada STNK dan sebagainya kita tilang. Kita lebih social distancing dan SDM. Selanjutnya pakai thermal gun dan lain-lain," ujarnya.

Ia pun menjelaskan bila bus asal Jakarta sudah sampai DIY dan tidak memenuhi syarat, tidak mungkin akan diminta putar balik kembali ke Jakarta.

Halaman
12
Penulis: Kurniatul Hidayah
Editor: Hari Susmayanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved