Gubernur Jatim Berikan Reward Rp 15 Juta Bagi Tim Medis yang Merawat Pasien Virus Corona

Gubernur Jatim Berikan Reward Rp 15 Juta Bagi Tim Medis yang Merawat Pasien Virus Corona

Editor: Hari Susmayanti
Fatimatuz Zahroh
Gubernur Khofifah tampak sedang berbicara melalui videoconference bersama para dokter di RSUD dr Soetomo 

TRIBUNJOGJA.COM, SURABAYA - Tim medis menjadi garda terdepan dalam penanganan virus corona di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Sebagai bentuk penghargaan atas perjuangannya melawan virus corona, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa memberikan reward berupa insentif bagi tim medis yang menangani pasien virus corona di Jawa Timur.

Tak tanggung-tanggung, Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan memberikan reward sebesar Rp 15 juta untuk satu tim per pasien/bulan.

Sedangkan bagi tenaga kesehatan yang melakukan layanan rawat jalan seperti screening, per tim per bulan akan mendapatkan reward Rp 7 juta.

Tak hanya reward saja, sebagai bentuk perhatian, Khofifah Indar Parawansa juga melakukan videoconference dengan para dokter dan tenaga medis di rumah sakit yang ada di Jawa Timur khususnya para tenaga medis di RSUD dr Soetomo. 

Dalam videoteleconference tersebut, Khofifah Indar Parawansa juga memberikan dorongan semangat bagi tim medis yang menjadi garda terdepan dalam penanganan virus corona.

Berkomunikasi dengan para tenaga medis yang masih mengenakan APD lengkap, Khofifah memantau dan mempersilahkan para tenaga medis untuk curhat tentang apa yang mereka hadapi di lapangan dan apa yang menjadi kendala.

Daftar Negara Dengan Kasus Virus Corona Tertinggi di Dunia Mulai AS, Spanyol, Italia dan Indonesia

Ada Pasien Positif COVID-19 Baru, Dinkes Gunungkidul Lakukan Penelusuran

“Assalamualaikum.

Saya Khofifah, di sini saya juga bersama Pak Wagub, Pak Sekda dan Pimpinan RS dr Soetomo. Semua sehat ya,” sapa Khofifah mengawali video conference. 

Secara khusus Khofifah menyapa mereka dan ingin mendengar tentang perjuangan tenaga kesehatan di sana saat melayani pasien Covid-19.

“Para tenaga medik ini kan melayaninya luar biasa.  Bagaimana waktu istirahat para dokter dan para perawat selama proses pelayanan ini.

Adakah rekomendasi dari para tim medik untuk bisa menjaga stabilitas. Misalnya berapa hari, berapa minggu bertugas, berapa hari atau berapa minggu istirahat seperti apa? Adakah sirkulasi waktu jaga?” tanya Khofifah.

Tidak hanya itu Khofifah juga ingin mendapatkan informasi secara langsung dari para dokter dan perawat tentang pasien yang kini sedang di rawat di RSUD dr Soetomo. 

Pasalnya, dari rumah sakit rujukan utama penanganan Covid-19 di Jatim tersebut, hari Minggu (5/4/2020) ada empat orang yang terkonversi dari positif menjadi negatif alias sembuh. 

Halaman
123
Sumber: Surya
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved