PSS Sleman

Selama Libur, Pemain PSS Sleman Diberikan Program Latihan Endurance dan Strenght

Tim pelatih PSS Sleman memberikan program khusus kepada Bagus Nirwanto dan kawan-kawan selama melakukan latihan mandiri di rumah masing-masing.

Dokumentasi Lutfinanda Amary Septiandi
Fisioterapis PSS Sleman, Lutfinanda Amary Septiandi (kiri) saat mendampingi legiun asing PSS, Aaron Evans menjalani latihan tim beberapa waktu lalu.  

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Gelaran kompetisi sepakbola di Indonesia resmi berhenti hingga 29 Mei 2020 mendatang akibat mewabahnya Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Penghentian liga tersebut membuat klub-klub yang berlaga di kasta tertinggi sepakbola Indonesia juga memilih untuk meliburkan pemain-pemainnya dan menyarankan untuk melakukan latihan mandiri di rumah masing-masing.

Seperti diketahui, PSSI menetapkan bahwa Maret, April, Mei, dan Juni 2020 sebagai keadaan kahar atau force majeure terkait penyebaran corona virus di Indonesia.

Jeda Kompetisi, Penjaga Gawang PSS Sleman Pilih Berkumpul dengan Keluarga dan Jaga Kondisi

Tim pelatih PSS Sleman memberikan program khusus kepada Bagus Nirwanto dan kawan-kawan selama melakukan latihan mandiri di rumah masing-masing.

Fisioterapis PSS Sleman, Lutfinanda Amary Septiandi mengatakan jika para pemain tetap berada dalam pantauan coaching staff karena program latihan sudah diberikan oleh tim pelatih kepada pemain

"Sudah di programkan oleh kami (medical staff) dan coaching staff setidaknya fisik dan kondisi pasti turun karena jedanya bukan 2-3 hari melainkan masuk Minggu ke 3 per hari ini," ujarnya pada Tribunjogja.com, Jumat (3/4/2020).

Diakui mantan fisioterapi Timnas U-19 itu, program latihan yang diberikan kepada pengawa Laskar Sembada meliputi endurance seperti jogging untuk menjaga cardio. Dan sisanya specific training khusus ke strength.

Danilo Fernando Jadi Manajer Anyar PSS Sleman

"Programnya lebih ditekan kan pada endurance seperti joging, lari, hal ini untuk menjaga cardio si pemain sendiri sisanya ada lah specific training khusus ke strength," tambahnya.

Ayah satu anak itu juga mengatakan, skuad PSS Sleman masih menunggu instruksi terkait kapan akan kembali berkumpul untuk menjalani latihan tim.

"Yang jelas PSSI bilang 29 Mei kalo wabah corona sudah beres, liga di mulai. Untuk kapan kita kumpul nya nanti tunggu berita dari managemen dan coaching staff," pungkas mantan fisioterapi Borneo FC itu. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Almurfi Syofyan
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved