Breaking News:

Beberapa Bagian Interior Mobil yang Sebaiknya Tak Disemprot Cairan Disinfektan

tahukah Anda bahwa ada beberapa bagian mobil yang sebaiknya tak disemprot cairan disinfektan karena hal itu bisa menyebabkan kerusakan

jasa-cuci-sofa-bintaro.web.id
Ilustrasi 

Tips Penyemprotan Cairan Disinfektan Pada Mobil

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Seiring dengan wabah Virus Corona, warga ramai-ramai menggunakan cairan disinfektan untuk membersihkan berbagai permukaan benda. Bahkan beberapa di antaranya ada yang membuat ruangan khusus untuk menyemprotkan cairan disinfektan ke tubuh.

Selain penyemprotan disinfektan di tempat umum, tak sedikit pula yang menyemprotkan cairan ini ke kendaran bermotor semisal mobil.

Namun tahukah Anda bahwa ada beberapa bagian mobil yang sebaiknya tak disemprot cairan disinfektan karena hal itu bisa menyebabkan kerusakan.

“Biasanya cairan disinfektan itu memiliki kadar alkohol 70 persen, yang perlu diketahui standarnya leather atau bahan kulit emang tidak boleh terkena alkohol, maka dari itu hal ini tidak disarankan” ujar Owner Vertue Concept, Edy kepada Kompas.com, Sabtu (28/03/2020)

Cairan alkohol juga dinilai bisa merusak beberapa material yang ada didalam interior mobil, seperti lapisan vinyl.

Tidak hanya itu saja, alkohol juga bisa melunturkan cat di dasbor yang akan menimbulkan bekas luntur.

Sebaiknya, untuk membersihkan komponen mobil menggunakan cairan yang memang diperuntukan untuk komponen tersebut.

Misal membersihkan dasbor menggunakan cairan pembersih untuk dasbor, pun demikian untuk komponen lainnya.

Edy menambahkan, “Cara membersihkan komponen kabin yang aman dan mudah sebenarnya cukup menggunakan sabun bayi, karena sudah terbukti bisa menghilangkan bakteri,” ujar Edy.

Jika menggunakan cairan pembersih lain yang tidak diperuntukan, dikhawatirkan justru akan merusak atau menimbulkan noda pada bagian-bagian interior mobil tersebut. (*)

==

Artikel ini sudah tayang di kompas.com dengan judul Amankah Semprot Kabin Mobil dengan Cairan Disinfektan?

Editor: Mona Kriesdinar
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved