Kota Yogya

Yamaha Ajak Warga Kampung Klitren Lor Lakukan Penyemprotan Disinfektan

Yamaha mengajak warga kampung Klitren Lor RW 1 dan RW 6 melakukan penyemprotan disinfektan Sabtu (28/03/2020).

TRIBUNJOGJA.COM / Sri Cahyani Putri
Relawan sedang melakukan penyemprotan disinfektan di rumah warga. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Yamaha mengajak warga kampung Klitren Lor RW 1 dan RW 6 melakukan penyemprotan disinfektan Sabtu (28/03/2020).

Kustri selaku Event Organizer (EO) Yamaha mengatakan untuk pertama kalinya Yamaha melakukan kegiatan penyemprotan disinfektan.

"Ini untuk pertama kalinya kami melakukan kegiatan seperti ini. Kami tidak hanya mengajak masyarakat untuk melakukan penyemprotan disinfektan saja, namun kami juga membagikan satu paket berupa sebotol sabun cuci tangan dan masker setiap rumah," bebernya kepada TRIBUNJOGJA.COM Sabtu (28/03/2020).

Dalam waktu dekat, Yamaha juga akan melakukan penyemprotan disinfektan ke Banguntapan dan beberapa tempat di luar kota.

Yamaha F1Z R Caltex, Bebek Dua Tak Incaran Kolektor

Sementara saat ditemui di lokasi yang sama Kusnandar selaku Ketua RW 01 mengatakan kegiatan penyemprotan sudah dilakukan sebanyak dua kali.

"Penyemprotan seperti ini sudah kami lakukan 2 kali ini. Sebelumnya kami sudah melakukan penyemprotan di kampung ini. Dan penyemprotan saat ini kami mendapatkan bantuan dari Yamaha. Selain itu kami juga sudah mengimbau kepada masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan tiap rumah dengan mencuci tangan setelah melakukan kegiatan," tuturnya.

Penyemprotan di Kampung Klitren Lor dibantu oleh relawan dari Banguntapan, KTB (Kampung Tangguh Bencana), TAGANA (Taruna Siaga Bencana).

Kusnandar menambahkan untuk kegiatan yang menimbulkan kerumunan juga sudah ditiadakan.

"Beberapa masjid pada hari Jumat ada yang sudah tidak melaksanakan salat Jumat berjamaah. Salat Dzuhur juga kami imbau dimaksimalkan sementara di rumah. Kegiatan kampung seperti perkumpulan PKK, RW dan RT juga sudah kami off kan sampai ada surat dari pemerintah yang mengeluarkan imbauan aman baru kami ada kegiatan kumpul warga lagi," ujarnya.

Gejala Virus Corona Selain Batuk dan Sesak Napas, Berdasarkan Pengalaman Pasien Positif COVID-19

Kusnandar mengimbau untuk masyarakat menjaga diri dan mengisolasi diri di rumah masing-masing.

"Warga kami imbau menjaga diri masing-masing dan nanti mendekati pertengahan puasa, jika ada warga yang akan pulang kampung untuk menginformasikan dan akan kami lakukan pengecekan minimal di Puskesmas terdekat serta melakukan isolasi diri,"jelasnya.

Terkait dengan isu beberapa kampung yang sudah melakukan lockdown, Kusnandar mengatakan belum adanya lockdown di kampung Klitren Lor.

"Kami belum melakukan lockdown mengingat beberapa warga disini ada yang masih berkerja diluar rumah untuk mencari nafkah seperti driver ojek online (ojol) dan jualan. Tak hanya itu, karena masih ada juga pedagang yang masuk, kebetulan wilayah RW 6 dan RW 5 yang lewat di RW 1. Banyak jalan yang tembus. Cuma satu pengertian saja masing-masing RT untuk mensterilkan diri. Kalau untuk lockdown belum ada rencana,"pungkasnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Sri Cahyani Putri
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved