Mulai Besok, Bandara Yogyakarta Internasional Airport Beroperasi Penuh, Layani 168 Penerbangan

Mulai Besok, Bandara Yogyakarta Internasional Airport Beroperasi Penuh, Layani 168 Penerbangan

TRIBUNjogja.com | Singgih Wahyu Nugraha
Perkembangan pembangunan NYIA di Temon, Kulon Progo, Yogyakarta Foto diambil 15 April 2019. 

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Bandara Yogyakarta Internasional Airport (YIA) dipastikan akan mulai beroperasi penuh Minggu (29/3/2020).

Sebanyak 168 movement penerbangan akan meramaikan bandara ini dengan rincian 32 movement penerbangan existing di Bandara YIA sejak 6 Mei 2019 dan ditambahkan 136 movement penerbangan dari Bandara Internasional Adisucipto.

Direktur Utama Angkasa Pura I (Persero), Faik Fahmi, dalam teleconference Sabtu (28/3/2020) menyampaikan bahwa pengoperasian penuh Bandara YIA tersebut merupakan salah satu langkah mitigasi yang dimiliki Angkasa Pura I untuk antisipasi penyebaran Pandemi Covid-19 di lingkungan Bandara.

Menurutnya dengan dilaksanakan pemindahan, penerapan kebijakan Social Distancing akan lebih mudah dilaksanakan.

Hal tersebut didasari dengan kapasitas bandara YIA yang lebih besar daripada Bandara Internasional Adisucipto yang mana lebih memungkinkan untuk menerapkan Social Distancing di area Bandara.

Disebutkan olehnya, nantinya di bandara YIA, para penumpang akan diberi jarak 2 meter sebagai langkah Social Distancing.

"Ini berbeda dengan bandara-bandara lain yang dikelola Angkasa Pura I. Di bandara lain, jarak antara penumpang sekitar satu meter namun khusus di YIA bisa mencapai dua meter," tuturnya.

Teleconference Direksi Angkasa Pura I (Persero) terkait pengoperasian secara penuh Bandara YIA
Teleconference Direksi Angkasa Pura I (Persero) terkait pengoperasian secara penuh Bandara YIA (Tribunjogja/Andreas Desca)

Penerbangan ​AirAsia​ di Yogyakarta Pindah ke YIA Mulai 29 Maret 2020

Cegah COVID-19 di Lingkungan Bandara, Bandara YIA Terapkan Thermal Scanner ke Penumpang

Selain sebagai mitigasi mengenai upaya pencegahan penyebaran Covid-19, pemindahan ini dilaksanakan karena lack of capacity di bandara Internasional Adisucipto.

"Adisucipto memiliki kapasitas 1,8 juta penumpang per tahun, namun dalam kenyataannya saat ini melayani hingga 8,4 juta penumpang," katanya.

Hal tersebut sangat bertolakbelakang dengan kapasitas yang dimiliki oleh Bandara YIA saat ini yang mampu menampung 20 juta penumpang per tahunnya.

Selain penerapan Social Distancing, Faik Fahmi juga menyampaikan bahwa pihaknya sudah mempersiapkan berbagai hal untuk upaya pencegahan penyebaran COVID-19 di area Bandara.

Dia menjelaskan bahwa pihaknya saat ini sudah menyediakan hand sanitizer di berbagai titik di Bandara untuk menjaga kebersihan setiap penumpang..

Selain itu, penyemprotan Desinfektan terhadap fasilitas bandara juga dilakukan secara berkala, khsususnya di lokasi-lokasi yang bersinggungan langsung dengan penumpang.(Tribunjogja/Andreas Desca)

Penulis: Andreas Desca
Editor: Hari Susmayanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved