Breaking News:

Yogyakarta

Solidaritas Pangan Jogja Bagi-bagi 500 Bungkus Nasi ke Driver Ojol dan Tukang Becak

Salah seorang pencetus ide Dapur Solidaritas Pangan Jogja, Raihan Ibrahim Annas mengatakan, aksi tersebut muncul dari kepekaannya melihat kondisi seki

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Ari Nugroho
Dok Solidaritas Pangan Jogja
HUMANIS : Salah seorang tukang becak menerima nasi bungkus dari kelompok Solidaritas Pangan Jogja, Jumat (27/3/2020) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Miftahul Huda

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Ketika pemerintah belum tergerak untuk memberikan bantuan sosial kepada masyarakat, aksi solidaritas justru muncul dari beberapa mahasiswa dan karyawan swasta DIY di tengah sulitnya kondisi ekonomi akibat dampak Covid-19.

Aksi sosial tersebut bernama Dapur Solidaritas Pangan.

Mereka rata-rata bergerak secara mandiri.

Salah seorang pencetus ide Dapur Solidaritas Pangan Jogja, Raihan Ibrahim Annas mengatakan, aksi tersebut muncul dari kepekaannya melihat kondisi sekitar akibat dampak dari Covid-19 yang menyebar ke DIY.

"Khususnya mereka para pekerja konvensional, seperti tukang becak, driver Ojol dan yang lainnya.

Adanya pembatasan berinteraksi secara langsung ini kan berpengaruh terhadap penghasilan mereka,"kata dia, Jumat (27/3/2020).

Karyawan Gojek Himpun Dana untuk Mitra Hadapi COVID-19

Dari hal itu, dirinya tergerak untuk membuat satu kelompok peduli pangan.

Saat ini, lanjut Raihan, sudah ada 30 anggota yang telah bergabung.

Kelompok solidaritas pangan Jogja sendiri memang lahir dari beberapa pikiran mahasiswa dan karyawan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved