Yogyakarta

Kurang 3 Desa Lagi, Kebutuhan Lahan Pengganti Tol Yogyakarta-Solo Disiapkan

Penyediaan bidang tanah pengganti berupa Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) molor.

Kurang 3 Desa Lagi, Kebutuhan Lahan Pengganti Tol Yogyakarta-Solo Disiapkan
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Jogja, Miftahul Huda

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Setelah proses pembebasan lahan Proyek Tol Yogyakarta - Solo mundur, penyediaan bidang tanah pengganti berupa Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) pun ikut molor.

Mundurnya penyedian LP2B tersebut dikarenakan adanya pembatasan kerja dari Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Dispertaru) DIY akibat Covid-19.

Padahal, sesuai data Dispertaru, luasan lahan yang terdampak dari proyek Tol Yogyakarta - Solo - Bawen mencapai 35,48 Hektar. 

Dengan rincian 8, 64 Hektar diantaranya termasuk trase Yogyakarta - Solo. 

Pembebasan Lahan Proyek Tol Yogyakarta-Solo Mundur dari Jadwal Semula

Sementara, untuk LP2B kawasan Yogya-Bawen seluas 26,84 hektar.

Ia menyebut, lahan paling banyak terdampak di wilayah Kabupaten Sleman.

"Di sana paling banyak terdampak. Kabupaten Sleman juga sudah menyediakan LP2B," kata Kepala Dispertaru DIY Krido Suprayitno saat dikonfirmasi Kamis (26/3/2020).

Sampai saat ini, Dispertaru DIY sudah menyediakan lahan LP2B dengan total luasan 74.000 Hektar.

Lahan tersebut disediakan melalui Pemkab Sleman.

Halaman
12
Penulis: Miftahul Huda
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved