Liga Champions

Ketika Suporter Atalanta Belum Kenal Makhluk Kecil Asal Wuhan Bernama Corona Virus

45.000 orang yang memadati Stadion San Siro, termasuk juga suporter Valencia

Ketika Suporter Atalanta Belum Kenal Makhluk Kecil Asal Wuhan Bernama Corona Virus
https://www.cdc.gov/
virus corona 

Klub asal Italia, Atalanta, berhasil mencuri perhatian dalam ajang Liga Champions musim 2019-2020. La Dea, julukan Atalanta, bukanlah tim yang diunggulkan. Mereka berstatus debutan dalam pentas paling bergengsi di Benua Eropa tersebut.

Bek asal Belanda Atalanta Hans Hateboer (kiri) mencoba mencetak gol ketika kiper Valencia Spanyol Jaume Domenech (Belakang C) pada babak 16 Besar Liga Champions UEFA Atalanta Bergamo vs Valencia pada 19 Februari 2020 di stadion San Siro di Milan
Bek asal Belanda Atalanta Hans Hateboer (kiri) mencoba mencetak gol ketika kiper Valencia Spanyol Jaume Domenech (Belakang C) pada babak 16 Besar Liga Champions UEFA Atalanta Bergamo vs Valencia pada 19 Februari 2020 di stadion San Siro di Milan (Vincenzo PINTO / AFP))

Kendati berstatus tim debut, Atalanta mampu mengukir sejarah baru. Mereka berhasil lolos ke babak 16 besar Liga Champions dan bertemu dengan wakil Spanyol, Valencia.

Tepat pada 19 Februari 2020 waktu setempat, malam di Kota Bergamo dan Milan terasa indah.

Kota Bergamo yang notabene menjadi basis tempat Atalanta berasal dan Milan, khususnya Stadion San Siro, menjadi saksi kemenangan besar 4-1 La Dea atas Valencia di antara 45.000 penonton yang datang.

Langkah skuad asuhan Gian Piero Gasperini menuju delapan besar Liga Champions terbuka lebar.

Tinta emas Atalanta mulai tertulis. Malam indah itu kembali berlanjut pada 10 Maret 2020.

La Dea kembali mengalahkan Valencia di leg kedua babak 16 besar Liga Champions meski berstatus tim tamu.

Stadion San Siro
Stadion San Siro (www.inter.it)

Gelandang andalan Atalanta, Josip Ilicic, memborong empat gol sekaligus dalam kemenangan timnya 4-3 atas Valencia.

Agregat 8-4 untuk kemenangan Atalanta membuat Josip Ilicic cs berhak melaju ke perempat final Liga Champions.

Kota Bergamo benar-benar indah saat itu.

Halaman
1234
Editor: Iwan Al Khasni
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved