Bisnis
DAMRI Tempuh Berbagai Langkah Cegah Penyebaran Covid-19
Sebagai upaya memaksimalisasikan pencegahan virus korona atau Covid-19 di Indonesia, DAMRI menjalankan sejumlah cara agar virus tidak semakin tersebar
Penulis: Amalia Nurul F | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Sebagai upaya memaksimalisasikan pencegahan virus korona atau Covid-19 di Indonesia, DAMRI menjalankan sejumlah cara agar virus tidak semakin tersebar luas.
Mulai dari peningkatan kebersihan hingga pemberlakuan aturan untuk beberapa operasi armadanya.
Sesuai imbauan Kementerian Perhubungan, Perum DAMRI senantiasa meningkatkan kebersihan dengan menempatkan hand sanitizer di sejumlah titik di Pool DAMRI dan beberapa armada bus yang beroperasi.
Juga penggunaan masker oleh penumpang dan pramudi, pembagian masker gratis kepada penumpang, penyemprotan disinfektan di dalam bus, serta pengukuran suhu badan yang dilayani oleh petugas.
• Disubsidi Pemerintah Pusat, Harga Minibus Damri SCH - YIA Hanya Rp 25 Ribu
Untuk lebih meningkatkan awareness pelanggan, banner berita informasi mengenai virus Corona (Covid-19) dan langkah-langkah antisipasi penularan juga sudah diletakkan di depan Pool DAMRI, serta kantor cabang, maupun kantor pusat.
"Pihak kami mengimbau untuk tetap memperhatikan perkembangan informasi terkini dan kepada penumpang yang merasa kurang sehat agar segera melapor ke petugas untuk segera mendapat layanan kesehatan," ujar Direktur Utama Perum DAMRI, Setia Milatia Moemin melalui keterangan pers.
DAMRI juga memastikan seluruh rute yang mengantar penumpang antar kota dalam negeri tetap beroperasi normal.
Menurut Tia, Bus DAMRI akan tetap beroperasi dan terus memberikan pelayanan pencegahan penyebaran virus Corona (Covid-19) yang dimulai sejak 4 Maret lalu.
Sebagai upaya maksimalisasi pencegahan virus, DAMRI turut melakukan penghentian sementara pola operasional Bus Angkutan Antar Lintas Batas Negara (ALBN) sebagai tindaklanjut dari Gubernur Kalimantan Barat perihal penghentian sementara layanan operasional Bus Angkutan Antar Lintas Batas Negara (ALBN).
General Manager DAMRI Cabang Pontianak Yulianto, mengatakan bahwa penghentian sementara tersebut bermaksud untuk mencegah penyebaran virus Corona (Covid-19).
Penghentian sementara berlaku mulai 17 Maret 2020 sampai dengan waktu yang belum ditentukan.
• Naik Damri dari Sleman City Hall ke YIA, Menhub RI : Fasilitas yang Luar Biasa
Trayek antar negara yang terdiri dari Pontianak – Kuching (PP) dan Pontianak – Sarawak – Brunei Darussalam (PP) akan ditutup sementara per tanggal 17 Maret 2020.
Sebelumnya, DAMRI Cabang Pontianak juga sudah menyediakan hand sanitizer dan melakukan penyemprotan disinfektan di setiap armada bus yang beroperasi.
"Meski demikian pihak kami juga menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan dan kesehatan," pungkasnya.(TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/penyemprotan-disinfektan-di-dalam-bus-dilakukan-sebagai-salah-satu-pencegahan-virus-korona.jpg)