Potret Pemakaman Pasien Virus Corona yang Tanpa Dihadiri Pelayat, Warga Dilarang Berkumpul

Seorang warganet membagikan foto pemakaman ibunya yang meninggal dunia karena virus corona. Pemakaman tidak diperbolehkan dihadiri pelayat.

Potret Pemakaman Pasien Virus Corona yang Tanpa Dihadiri Pelayat, Warga Dilarang Berkumpul
www.instagram.com/evarahmisalama
Seorang warganet bagikan foto pemakaman jenazah pasien virus corona tanpa pelayat. 

TRIBUNJOGJA.COM - Secuil kisah haru penuh duka terselip dari antara puluhan korban jiwa karena COVID-19. Seorang warganet membagikan momen dirinya dan kerabat mengantar jenazah sang ibunda ke peristirahatan terakhirnya.

Dalam foto yang diunggah ke Instagram @evarahmisalama pada Kamis (19/3/2020), tampak pemakaman ibunda hanya dihadiri tiga orang saja, tanpa ada pelayat yang mengantarkan.

Alasan utamanya adalah karena ada larangan bagi masyarakat untuk berkerumun pada satu tempat di tengan pandemi Virus Corona yang masih menghantui Indonesia.

Di unggahan fotonya, terlihat jenazah ibu tersebut dimasukan ke dalam peti, kemudian dikuburkan. Tampak ada tiga orang yang berdiri di dekat liang kubur sambil berdoa.

"Mama tersayang.. Izinkan kami bertiga melepas kepergianmu. Ya, hanya kami bertiga, tanpa teman, sodara, tetangga ataupun rekan kerja..

Sedih yg teramat sangat tdk bs menghadirkan mereka disini utk melepas kepergianmu.. tapi ini demi kebaikan mereka.

Mama sudah tenang sekarang tanpa peralatan medis di tubuh mama.. tak terbayangkan penderitaan mama kemarin berjuang sendirian melawan virus jahanam.

Semoga itu menjadi penghapus dosa mama selama mama di dunia...aamiin ya Allah. Maafkan kami yang belum bisa membahagiakan mamah.. yang pasti Eva & Frank, Harris, Hanif selalu kangen mamah, senyum tulus mamah, kebaikan hati mamah, nasi goreng buatan mamah, guyonan mamah dll..

kita sebagai anak hanya bisa slalu mendoakan yg terbaik buat mamah.. *alfatihah
Ya Allah perkenankan makhluk Mu yang terindah dan terbaik ini ditempatkan di surga Mu..

Ampuni segala dosanya, lapangkanlah kuburnya..terima amal ibadahnya dan semoga mama husnul khotimah, syahidah.. aamiin aamiin yra

“Kematian karena wabah adalah surga bagi setiap muslim (yang meninggal karenanya)”, demikian sabda Rasulullah Muhammad saw (HR Bukhari). #covid19
#coronavirus," tulisnya, dikutip Tribunjogja.com dari Instagram @evarahmisalama, Senin (23/3/2020).

Dari keterangan lokasi, pemakaman tersebut dilakukan di Jakarta Timur. 

Ibu tersebut adalah pasien COVID-19 yang meninggal dunia pada Kamis (19/3/2020) pukul 02.45 WIB di Rumah Sakit Persahabatan, Jakarta Timur.

Berselang dua hari dari pemakaman ibunya, ayah Eva meninggal dunia di Rumah Sakit Tarakan, Jakarta Pusat. Tidak dijelaskn apakah meninggalnya karena COVID-19 atau penyakit lain.

( Tribunjogja.com | Fatimah Artayu Fitrazana)

Penulis: Fatimah Artayu Fitrazana
Editor: Yoseph Hary W
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved