Kisah Dokter Anak yang Hindari Cucu karena Rawat Pasien Bayi di Tengah Pandemi Virus Corona

Seorang warganet membagikan kisah ibunya yang berprofesi sebagai dokter spesialis anak, masih menjalankan tugas di tengah pandemi virus corona.

Kisah Dokter Anak yang Hindari Cucu karena Rawat Pasien Bayi di Tengah Pandemi Virus Corona
Kolase | https://twitter.com/andinadwifatma
Foto dokter spesialis anak bertugas di tengah pandemi virus corona. 

TRIBUNJOGJA.COM - Petugas medis adalah garda terdepan dalam penanganan Virus Corona atau COVID-19. Mereka bertaruh nyawa menyelamatkan nyawa manusia lain yang membutuhkan pertolongan.

Kisah mereka dalam membantu pasien Virus Corona menjadi pemacu bagi masyarakat untuk lebih peduli pada kesehatan sendiri, untuk membantu dan meringankan tugas mereka.

Ada beberapa kisah petugas medis, baik perawat maupun dokter yang menjadi viral di media sosial.

Kisah pertama yang menjadi sorotan adalah dr. Handoko Gunawan yang sudah berusia 80 tahun masih mau turun tangan menangani pasien.

Adapula cerita enam dokter yang gugur saat mencoba membantu pasien COVID-19. Dan cerita lainnya, yang tentu membuat masyarakat bangga dan berterima kasih atas dedikasi mereka.

Kali ini, viral pula di jagat Twitter, seorang anak yang membagikan kisah ibunya, berprofesi sebagai dokter spesialis anak membantu para pasien bayi di tengah pandemi Virus Corona.

Kisah ini dibagikan oleh akun @andinadwifatma pada Senin (23/3/2020).

Andina Dwifatma mengunggah foto ibunya, yang berprofesi sebagai dokter spesialis anak. Ia berusia 62 tahun.

Dalam foto yang dibagikan, tampak dokter ini tidak mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) yang layak.

"Ibuku (62 th) dokter spesialis anak, tetap praktik di tengah pandemi krn gak tega lihat bayi-bayi sakit dan perlu vaksin. Udah semingguan lebih beliau gak mau ditengokin cucu, cuma bisa video call sampai mewek. Cinta dan hormat buat seluruh tenaga kesehatan," tulis Andina, dikutip Tribunjogja.com dari cuitannya.

"Maka dari itu aku MOHON BANGET untuk #diamdirumah bagi teman-teman yang bisa. Kami keluarga nakes cuma bisa berdoa sambil deg-degan setiap hari. Mari lawan pandemi ini bersama dengan porsi kontribusi kita masing-masing," lanjutnya.

Pada Senin malam, Andina memberikan update bahwa ibunya kini sudah menggunakan APD yang layak dan aman.

Dia membagikan tangkapan layar panggilan video sang ibu dengan dia dan anaknya.

Dia menuliskan, "Update nih gaes, alhamdulillah malam ini ibuku udah praktik pakai APD lengkap. Semoga tempat praktik yg satunya nyusul dan semua RS se-Indonesia punya stok APD cukup. Aamiin!"

( Tribunjogja.com | Fatimah Artayu Fitrazana)

Penulis: Fatimah Artayu Fitrazana
Editor: Yoseph Hary W
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved