Breaking News:

Kota Yogya

Cegah Virus Corona, Selasa Wage di Malioboro Ditiadakan

Selasa Wage bisa dimanfaatkan masyarakat untuk membersihkan rumah masing-masing.

Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kota Yogya 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Selasa Wage di Malioboro ditiadakan.

Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti mengatakan Kota Yogyakarta harus tetap waspada menghadapi penyebaran COVID-19.

Untuk itu ia meminta masyarakat untuk membatasi aktivitas berkerumun.

"Selasa Wage besok saya ada di sana. Pedagang bersih-bersih. Jogja tidak bisa dikatakan aman, tetapi kita harus waspada. Masyarakat harus selektif untuk memilih kegiatan luar rumah. Kalau tidak penting sekali ya di rumah saja," katanya, Senin (23/03/2020).

Semi Pedestrian Malioboro Selasa Wage, Dishub Kota Yogya Siapkan Skenario Baru

Ia melanjutkan Selasa Wage bisa dimanfaatkan masyarakat untuk membersihkan rumah masing-masing.

Berada di rumah bukan berarti tidak melakukan aktivitas apapun. 

"Yang bisa bekerja di rumah, bisa bekerja dari rumah, belajar dari rumah. Bisa bersih-bersih di dalam rumah. Membersihkan handle pintu, dan lain-lain. Harapannya protokol di dalam rumah juga diterapkan. Setelah bekerja langsung membersihkan diri, cuci tangan dengan sabun. Apalagi kalau di rumah ada balita," lanjutnya.

Selain berbagai acara Selasa Wage, banyak kegiatan di Malioboro yang dibatalkan.

Kepala UPT Malioboro, Ekwanto menjelaskan pembatalan kegiatan sesuai dengan instruksi Gubernur, yang tidak memperkenankan kegiatan yang mengundang kerumunan. 

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved