PSIM Yogyakarta

PSIM Yogyakarta Liburkan Pemain Satu Pekan Imbas Virus Corona

Sebagai gantinya, Raymond Tauntu dan kolega diwajibkan tetap berlatih secara mandiri sesuai program latihan yang disusun tim pelatih.

Media Official PSIM
Penggawa PSIM Yogyakarta saat melakoni latihan jelang menghadapi kick off Liga 2 2020 di Stadion Dwi Windu, Kamis (12/3/2020) lalu. 

TRIBUNJOGJA.COM - PSIM Yogyakarta akhirnya memilih meliburkan pemain sepekan ke depan.

Keputusan ini diambil terkait dengan wabah virus corona atau Covid-19 yang semakin meluas, termasuk di wilayah Yogyakarta.

Awalnya tim berjuluk Laskar Mataram ini dijadwalkan libur hanya hingga Senin (23/3/2020), seusai Jumat (20/3/2020) menjalani uji tanding lawan klub lokal, PS Sumber Agung.

Namun, setelah rapat manajemen dengan tim pelatih, akhirnya dibuat keputusan baru.

Kompetisi Ditangguhkan Tanpa Batas Waktu, Begini Respon Manajemen PSIM Yogyakarta

"Berdasarkan hasil diskusi dengan team pelatih dan manajemen, kita putuskan bahwa untuk seminggu ke depan program latihan bersama dengan tim tidak dilaksanakan terlebih dahulu," ujar manajer PSIM Yogyakarta, David MP Hutauruk, Minggu (22/3/2020).

Sebagai gantinya, Raymond Tauntu dan kolega diwajibkan tetap berlatih secara mandiri sesuai program latihan yang disusun tim pelatih.

"Pemain akan menjalani program latihan mandiri di kediaman masing-masing, program akan diberikan dan dimonitoring oleh tim pelatih," jelas David.

Lebih lanjut, David berpesan kepada seluruh pemain untuk waspada dan menjaga kebersihan.

Selain itu, daya tahan tubuh pemain juga penting.

Sebab, pemain sepak bola rentan mengalami sakit dan mudah capek, sehingga sistem imun pemain wajib ditingkatkan.

"Harapannya pemain selalu menjaga kebersihan dan kesehatan sendiri dan sekitarnya. Tetap melakukan social distancing, dengan menghindari bepergian ke luar rumah dan berkumpul banyak orang,"

"Melakukan segala program latihan yang diberikan oleh tim pelatih secara baik. Selain itu, segala kondisi kesehatan masing-masing diri dan keluarga harap diinformasikan segera apabila mengalami gejala-gejala sakit," pungkasnya.

Sementara itu, pelatih PSIM Yogyakarta, Seto Nurdiyantoro menyambut positif kebijakan manajemen untuk meliburkan sementara aktivitas tim.

Terlebih adanya himbauan untuk mengurangi aktivitas luar ruangan dari Pemda DIY.

"Kalau dari saya libur ya libur, ini saya liburkan. Kalau masalah virus ya kita beritahukan yang terbaik bagaimana karena penyebarannya bisa dari mana saja, ya kita hanya bisa jaga diri sendiri saja," kata Seto. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved