Breaking News:

Sleman

Cegah Penularan Virus Corona, Dinas Kesehatan Sleman Imbau SKPD dan BUMD Buat Disinfektan Mandiri

Cegah Penularan Virus Corona, Dinas Kesehatan Sleman Imbau SKPD dan BUMD Buat Disinfektan Mandiri

Istimewa
Petugas melakukan penyemprotan disinfektan di kawasan Tugu Yogya, Minggu (22/3/20202) 

TRIBUNJOGJA.COM - Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman menganjurkan agar Satuan Kerja Perangkat Desa (SKPD) dan BUMD dapat melakukan disinfeksi secara mandiri.

Untuk ke arah sana, Dinkes telah memberikan bekal pengetahunan tindakan desinfeksi secara benar dan efektif terhadap ruang dan permukaan barang yang sering tersentuh orang banyak sehingga dikhawatirkan terkontaminasi virus Corona.

Kepala Dinas Kesehatan Sleman, Joko Hastaryo menjelaskan bahwa perlu adanya desinfeksi secara mandiri dan berkesinambungan sesering mungkin.

Terlebih untuk instansi pelayanan yang banyak diakses oleh orang dengan mobilitas tinggi sebaiknya dilakukan dua kali sehari sebelum dan sesudah pelayanan.

"Selain itu juga meningkatkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) terutama cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir sesering mungkin setelah menyentuh barang-barang yang banyak disentuh orang lain," ujarnya.

Reresik Jogja, BPBD DIY Gandeng Polda DIY Bersih-bersih di Fasilias Publik

BREAKING NEWS : Satu PDP Virus Corona Meninggal di RS Bethesda Yogyakarta

Dalam hal ini SKPD dapat menyediakan wastafel di depan pintu masuk sehingga orang yang akan masuk ruang diharapkan cuci tangan terlebih dahulu.

Sementara itu Kasi Promosi Kesehatan Dinas Kesehatan Sleman, Jonatan menjelaskan tata cara pembuatan desinfektan secara mandiri, perlatan yang perlu disediakan adalah alat pelindung diri (APD) seperti sarung tangan, masker, apron, sepatu boot.

Selain itu, persiapkan alat dan bahan meliputi sprayer, gelas ukur, pengaduk, sendok makan, ember, gayung.

Untuk bahan-bahannya berupa air bersih ditambah jenis desinfektan. Jenis desinfektan seperti natrium hipoklorit (cair/serbuk), karbol/lisol mengandung fenol, pembersih lantai mengandung benzalkonium chlorida dan larutan klorin/pemutih. Gunakan salah satu jenis saja.

Takaran yakni, larutan pemutih, larutan klorin, karbol/lisol satu sendok makan per 1 liter air untuk takaran pembersih lantai adalah satu tutup botol per lima liter air.

"Cara pembuatannya dengan mencampurkan air dan salah satu jenis desinfektan sesuai takaran. Larutan tersebut diaduk sampai homogen. Masukkan larutan ke dalam sprayer dan kemudian semprotkan langsung pada permukaan benda," ujarnya.(Tribunjogja/Santo Ari)

Penulis: Santo Ari
Editor: Hari Susmayanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved