Sport

Tak Terbendung, Kabupaten Bantul Juara Umum POPDA DIY 2020

Kontingen Kabupaten Bantul memastikan diri sebagai juara umum pada gelaran Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) DIY 2020 setelah mengoleksi medali te

istimewa
Tim sepak bola Kabupaten Bantul meraih emas Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) DIY 2020. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kontingen Kabupaten Bantul memastikan diri sebagai juara umum pada gelaran Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) DIY 2020 setelah mengoleksi medali terbanyak.

Hingga hari terakhir ajang multi event tingkar pelajar itu, Jumat (20/3/2020), Kabupaten Bantul mengumpulkan 94 medali emas, 75 medali perak dan 77 medali perunggu dengan total keseluruhan medali sebanyak 246 keping medali.

Perolehan medali bumi Projotamansari di ajang Popda 2020 sendiri, tak mampu dikejar oleh Kabupaten Sleman yang hanya mampu menempati posisi runner up.

Bantul Juara Umum Panjat Tebing POPDA DIY 2020

Bumi Sembada mengoleksi sebanyak 216 keping medali dengan rincian 68 medali emas, 56 medali perak, dan 92 medali perunggu.

Untuk peringkat ketiga ditempati kontingen Kota Yogyakarta dengan raihan 42 medali emas, 39 medali perak dan 58 medali perunggu.

Sedangkan peringkat empat ditempati kontingen Kabupaten Kulonprogo dengan koleksi 17 medali emas, 36 medali perak, dan 51 medali perunggu.

Sementara untuk posisi paling buncit ditempati oleh kabupaten Gunungkidul dengan Raihan 14 medali emas 29 medali perak dan 53 medali perunggu dengan total perolehan medali sebanyak 96 keping medali.

Kepala Balai Pemuda dan Olahraga (BPO) Disdikpora DIY, Eka Heru Prasetya mengucapkan selamat kepada para semua kontingen yang telah bertanding pada ajang tersebut.

POPDA DIY 2020 : Bantul Rebut Medali Emas Cabor Sepak Bola

"Terspesial kepada Kabupaten Bantul yang telah keluar sebagai juara pada gelaran kali ini," ujarnya saat memberikan sambutan pada upacara penutupan Popda 2020 di GOR Amongrogo, Yogyakarta.

Menurutnya, Popda yang digelar setiap tahun merupakan ajang untuk mengukur kemampuan bagi atlet-atlet pelajar di daerah.

Sehingga dengan kontiunitas kejuaraan yang berlangsung setiap tahunnya dapat mengasah kemampuan atlet pelajar yang ada di DIY, sehingga mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi.

"Popda adalah ajang untuk mengukur pembinaan yang dilakukan atlet-atlet pelajar di tingkat daerah, bagi yang belum beruntung tetap semangat dan tingkatkan lagi agar bisa bersaing kembali di tahun 2021," ucapnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Almurfi Syofyan
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved