Breaking News:

Bisnis

Wedang Uwuh Produksi Hani Alami Peningkatan Permintaan Sejak Desember

Industri wedang uwuh yang dikelola Dwi Karti Handayani produksinya meningkat tajam sejak Desember lalu.

Penulis: Amalia Nurul F | Editor: Gaya Lufityanti
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Industri wedang uwuh yang dikelola Dwi Karti Handayani produksinya meningkat tajam sejak Desember lalu.

Namun peningkatan produksi tersebut tak semata karena makin banyaknya masyarakat yang mengonsumsi empon-empon untuk mencegah virus corona.

"Permintaan wedang uwuh produksi kami naik tajam tiga bulan terakhir ini. Tapi saya tidak bisa pastikan spesifik karena itu (korona)," ungkap wanita yang akrab disapa Hani pada Tribunjogja.com, Senin (9/3/2020).

Hani melihat, peningkatan produksi lebih disebabkan karena perluasan pangsa pasar dan outlet.

Jamu Bu Nur di Kota Magelang Layani Pelanggan Sejak Tahun 1982

Permintaan pun diakui Hani meningkat hingga lebih dari 100 persen.

"Karena perluasan pangsa pasar, khususnya kalau kami untuk display di toko oleh-oleh dan toko swalayan. Kenaikan ini hampir rata di beberapa wilayah DIY, Jateng, Jatim, Jakarta, dan Jabar," kata owner Wedang Uwuh Den Bagus ini.

Pangsa pasar tersebut pun masih akan bertambah luas ke depannya.

Hani mengatakan akan merambah wilayah seperti Bali dan Lombok.

Kenali Perbedaan Batuk Biasa, Batuk TBC dan Batuk karena Virus Corona

Sementara itu disinggung soal ketersediaan bahan baku, Hani mengaku sempat mengalami kesulitan.

Diketahui sebelumnya, masyarakat banyak memborong empon-empon untuk dikonsumsi sebagai pencegah virus corona.

Meski demikian, menurutnya masih dalam kategori lancar.

"Beberapa bahan baku sempat agak sulit. Konsekuensi harga naik, tapi masih kategori lancar," pungkasnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved