Breaking News:

Jawa

Bupati Klaten Gelar Video Conference Bersama Gubernur Jateng dalam Upaya Kendalikan Covid-19

Dalam rangka pengendalian penyakit virus corona, Bupati Klaten Sri Mulyani menggelar video conference bersama Gubernur Jawa Tengah (jateng), Ganjar Pr

Penulis: Victor Mahrizal | Editor: Ari Nugroho
Dok Pemkab Klaten
Dalam rangka pengendalian penyakit virus corona, Bupati Klaten Sri Mulyani menggelar video conference bersama Gubernur Jawa Tengah (jateng), Ganjar Pranowo di Ruang Kerja Bupati Klaten, Selasa, 17 Maret 2020 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Victor Mahrizal

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Dalam rangka pengendalian penyakit virus corona, Bupati Klaten Sri Mulyani menggelar video conference bersama Gubernur Jawa Tengah (jateng), Ganjar Pranowo di Ruang Kerja Bupati Klaten, Selasa, 17 Maret 2020.

Pada video conference tersebut, Bupati Klaten Sri Mulyani didampingi Sekda Klaten Jaka Sawaldidan Ketua Gugus Tugas (Gugas) Pengendalian Penyakit (PP) Covid 19 Kabupaten Klaten, dr Ronny Roekmito juga didampingi Kepala Dinas Kesehatan dr Cahyono Widodo dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Klaten, Amin Mustofa. Pada video converence tersebut, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo memberikan arahan untuk pengendalian penyakit Covid 19.

Ketua Gugas PP Covid 19 Kabupaten Klaten, dr Ronny Roekmito kepada Tim Liputan Bagian Humas Setda Klaten, Selasa sore, 17 Maret 2020 menjelaskan, setelah mendengarkan arahan Gubernur Jateng pengendalian penyakit Covid 19 melalui video conference, selanjutnya ditindaklanjuti dengan Rapat Terbatas (Ratas) yang dipimpin langsung Bupati Klaten Sri Mulyani.

Pada ratas tersebut diambil beberapa keputusan masing-masing pertama bentuk acara Ngabuburit dan Tarawih Keliling (Tarling) pada bulan Ramadhan 1441 H akan dibicarakan secara khusus yang dipimpin oleh Sekda Klaten.

Update Covid-19 di Kota Magelang: PDP Jadi 5 orang, 1 Positif, ODP 4 orang

Kedua, kata dr Ronny Roekmito, acara Sambang Warga, Senam PKH, Temu kader PKK, Sambang Puskesmas, Bupati berkebun dan pengajian Zamuna ditunda pelaksanaannya pada Juni 2020 mendatang.

Ketiga, acara subuh berjamaah pada bulan April 2020 ditiadakan.

Selanjutnya, keempat, tegas dr Ronny diperintahkan kepada Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Kadisparbudpora) Klaten untuk memberitahukan kepada semua pengelola obyek wisata alam, air dan religi baik milik Pemkab Klaten maupun milik desa untuk ditutup sampai dengan 29 Maret 2020.

Hasil ratas kelima, lanjut dr Ronny adalah diperintahkan kepada para Camat dan Kabag Kesra untuk penyelenggaraan acara-acara keagamaan baik agama Islam, Kristen, Katholik, Hindu, Budha dan Kong Hu Cu, tingkat Kabupaten Klaten dan Tingkat Kecamatan agar dilakukan pendekatan kepada para pemuka agama yang bersangkutan untuk dapat ditunda pelaksanaannya.

Adapun keputusan keenam yakni dihimbau kepada masyarakat yang mempunyai hajatan agar melaksanakan beberapa hal antara lain tatanan tempat duduk ada jarak untuk masing-masing tamu, diumumkan kepada para tamu agar tidak memberikan salam dengan bersentuhan tangan atau anggota badan lainnya dan agar menyediakan sarana cuci tangan pakai sabun dan atau Hand Sanitizer.

Keputusan ketujuh yakni bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menunda perjalanan dinas ke luar daerah atau ke luar negeri.(TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved