MotoGP

Andrea Dovizioso Curhat Penundaan Balapan MotoGP 2020 Berpengaruh ke Psikologi Pebalap

Pebalap Ducati Corse, Andrea Dovizioso membagikan pendapat dan cerita di masa penundaan balapan MotoGP 2020. Berikut selengkapnya!

motorsport.com
Pebalap Ducati, Andrea Dovizioso 

TRIBUNJOGJA.COM - Work from home atau bekerja di rumah, tak hanya berlaku untuk para pekerja kantoran saja tapi juga untuk para pebalap MotoGP.

Dari yang sebelumnya bekerja di garasi, karena merebaknya virus corona, balapan terpaksa ditunda hingga paruh kedua tahun ini, sehingga para pebalap terpaksa harus bekerja di rumah.

Kondisi darurat ini tak terelakkan dan meskipun ini bukan bagian dari aktivitas para pebalap, mereka terpaksa harus melakukannya setidaknya demi kesehatan sendiri.

Pebalap Ducati, Andrea Dovizioso yang juga berkebangsaan Italia, terpaksa melakukan berbagai aktivitas sebagian besar di rumahnya.

Bukan hanya karena alasan kesehatannya dan keluarga, tapi juga karena negaranya memutuskan untuk lockdown atau menutup akses publik, sebagai upaya menekan risiko penularan virus corona.

Andrea Dovizioso saat tes di MotoGP Italia 2019 di sirkuit Misano
Andrea Dovizioso saat tes di MotoGP Italia 2019 di sirkuit Misano (motogp.com)

Dovi membagikan cerita dan tanggapannya atas peristiwa ini pada media Sky. Dia mengatakan bahwa kebijakan untuk menunda balapan sangat berpengaruh pada psikologi pebalap.

"Pertama-tama, aku sedikit kecewa karena Qatar adalah trek yang bagus untuk kami, sehingga aku sudah percaya diri dan tidak sabar memulai. Kedua, ada satu aspek yang menjadi perhatian kami para pebalap MotoGP. Kami sebelumnya memilik semua hal yang terjadwal. Tanggalnya sama, dan juga waktunya. Memiliki hal-hal yang terstruktur selama bertahun-tahun adalah kebiasaan, lebih dibanding olahraga lain," katanya, dikutip Tribunjogja.com dari laman GPOne.com, Selasa (17/3/2020).

"Jadi, bergulat dengan hal-hal yang tidak pasti bagi kami adalah pukulan psikologis. Yang lebih sulit adalah penundaan," imbuhnya.

Menurutnya, setiap pebalap pasti sudah mempersiapkan mental balapan dengan matang setelah rangkaian tes pramusim digelar.

Andrea Dovizioso mengunjungi Taj Mahal di India sebelum MotoGP Thailand.
Andrea Dovizioso mengunjungi Taj Mahal di India sebelum MotoGP Thailand. (https://twitter.com/MotoGP)

Namun, ketika hal-hal anomali terjadi di tengah segala hal yang sudah terjadwal, itu akan sedikit banyak memengaruhi psikologi para pebalap.

Meski demikian, Dovi mengaku mendapat hikmah dari kejadian ini dan selama beraktivitas di rumah dan lingkungannya.

"Latihan atletikku tidak terpengaruh. Aku beruntung karena aku punya gudang di dekat rumahku, di mana aku menyimpan sepeda dan melakukan latihan atletik, jadi seperti gym privat. Selain itu, aku menggunakan waktu luangku untuk melakukan beberapa pekerjaan rumah, seperti membereskan barang-barang yang berantakan," ungkapnya.

( Tribunjogja.com | Fatimah Artayu Fitrazana)

Penulis: Fatimah Artayu Fitrazana
Editor: Yoseph Hary W
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved