Antisipasi Penyebaran Virus Corona, PSIM Yogyakarta Dukung Penundaan Liga 2 2020

Manajemen PSIM Yogyakarta menyatakan mendukung langkah yang diambil federasi demi menekan penyebaran virus corona.

Media Official PSIM
Penggawa PSIM Yogyakarta saat melakoni latihan jelang menghadapi kick off Liga 2 2020 di Stadion Dwi Windu, Kamis (12/3/2020) kemarin. 

TRIBUNJOGJA.COM - Kementerian Pemuda dan Olahraga dan PSSI sepakat menghentikan sementara seluruh kompetisi sepak bola Liga 1 dan Liga 2 2020 menyusul pandemi Covid-19 (corona).

Penundaan itu berlaku mulai Senin (16/3/2020) hingga setidaknya dua pekan ke depan.

Manajer PSIM Yogyakarta, David MP Hutauruk, menyatakan mendukung langkah yang diambil federasi demi menekan penyebaran virus corona.

"Kami menghormati keputusan federasi itu, karena ini faktor kemanusiaan ya. Jadi penundaan ini adalah keputusan bijak dan terbaik untuk semuanya," ujar David, Minggu (15/3/2020).

"Harapan kami juga semoga wabah virus Corona segera tertangani. Sehingga tidak ada lagi yang terjangkit," tambahnya.

Lebih lanjut, David tak memungkiri bila adanya penundaan jadwal kompetisi banyak berdampak pada klub terutama kontestan Liga 2 2020 yang tengah menjalani rangkaian laga tandang.

Sebagaimana diketahui, seusai menghadapi Sriwijaya FC, Minggu (15/3/2020), tim besutan Seto Nurdiyantoro ini sedianya langsung bertolak ke Kabupaten Musi Banyuasin untuk menjalani laga pekan kedua lawan Muba Babel United, Kamis (19/3/2020).

"Rencananya kita di Palembang sampai Selasa (17/3/2020), sehingga sudah booking hotel, bus termasuk tiket pesawat juga. Semua sudah kita bayar. Namun ternyata ada keputusan dari federasi yang mengentikan sementara kompetisi. Jadi setelah lawan Sriwijaya FC kita pulang ke Yogyakarta," pungkasnya. (*)

Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho
Editor: Muhammad Fatoni
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved