Breaking News:

Bisnis

KOMISI Gelar Seminar Art Selling 4.0

KOMISI DPD Yogyakarta membekali para sales melalui Seminar Art Selling - Seni Menjual Via Online.

Penulis: Amalia Nurul F | Editor: Gaya Lufityanti
istimewa
KOMISI DPD Yogyakarta membekali para sales melalui Seminar Art Selling belum lama ini. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Virus Corona yang dinyatakan pandemi, berpengaruh pada pergerakan perekonomian dan gaya beli customer yang membatasi berada di tempat umum dan memilih transaksi online.

Mengantisipasi hal itu, Komunitas Sales Indonesia (KOMISI) DPD Yogyakarta  membekali para sales melalui Seminar Art Selling- Seni Menjual Via Online dengan mengundang pakar Yoyok Rubiantono, 9 Maret lalu.

Yoyok terkenal karena keberaniannya menghabiskan lebih dari Rp2 miliar per hari untuk membayar iklan di Facebook Ads dan Instagram.

Dalam kesempatan tersebut Yoyok memaparkan bagaimana dia berhasil membuat Yoshugi Media Grup memiliki banyak brand tersebar di seluruh negara, dan terjual di seluruh benua kecuali benua Afrika dengan dikendalikan melalui kantornya di Bantul.

Mahasiswa UMBY Gelar Sekolah Pasar Online bagi Pedagang Pasar Sambilegi

"Ketepatan audiens menjadikan kunci utama agar iklan tidak boncos, alias rugi karena tidak terjadi penjualan. Jadi kalau mau jualan obat diet, salah besar mencari audiens dengan preferensi suka buka berita kesehatan, fitnes atau bapak-bapak berusia matang dengan perut besar, mereka tidak butuh obat diet," terang Yoyok dalam keterangan tertulis yang diterima Tribunjogja.com.

"Justru wanita yang sering upload foto hobby kuliner, usia produktif, gemar sosialita, itulah segment produk tersebut. Semua data dan preferensi customer yang kita inginkan sudah dirangkum oleh Facebook, kita tinggal klik pilih preferensi yang kita harapkan dan Facebook mengirim sesuai target kita," sambungnya.

Yoyok juga berbagi kisah awal karirnya menjadi sales keliling door to door yang menjual mesin cuci, saat masih berstatus mahasiswa teknik elektro.

Melihat potensi online, kemudian dia banting stir menjual panci ke seluruh dunia secara online, barang diambil via online di Cina dan dijual ke seluruh dunia, kemudian langsung di kirim dari negara pembuatnya.

Kunjungi Tribun Jogja, Dwi Sasono dan Widi Mulia Promosikan Film Buku Harianku 

Melirik potensinya, Yoyok berani menggunakan iklan berbayar, mulanya dengan budget tiga puluh jutaan, ternyata hasilnya berkali lipat, hingga sekarang bisa menghabiskan budget miliaran per hari untuk pasang iklan dan berhasil meningkatkan pendapatan kurang lebih tiga kali lipatnya.

Selain itu, Yoyok memaparkan bahwa mental sales itulah, yang membuat saat ini dia meraih sukses dan sebagai pembayar pajak terbesar di Bantul.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved