Breaking News:

Kulon Progo

Heboh Pangan Lokal Samigaluh Jadi Cara Ampuh Pasarkan Produk Pangan dan Agrowisata

Dinas Pertanian dan Pangan Kulon Progo terus mendorong perkembangan masyarakat dan kelompok tani agar mampu menjadi lebih produktif.

TRIBUNJOGJA.COM / Andreas Desca Budi Gunawan
Suasana Heboh Pangan Lokal Samigaluh 

Laporan Reporter Tribunjogja.com, Andreas Desca Budi Gunawan

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Dinas Pertanian dan Pangan Kulon Progo terus mendorong perkembangan masyarakat dan kelompok tani agar mampu menjadi lebih produktif.

Mereka diajak menciptakan ide-ide baru dalam pengolahan bahan pangan lokal menjadi berbagai produ olahan yang bernilai ekonomis lebih tinggi.

Melalui kegiatan bertajuk 'Heboh Pangan Lokal Samigaluh' yang diselenggarakan di lokasi Wisata Watu Tekek, puluhan stan digelar untuk memasarkan produk-produk pertanian maupun produk olahan yang dihasilkan oleh para kelompok tani.

Dinkes Kulon Progo Sebut Status DBD di Kulon Progo dalam Posisi Awas

Tidak butuh waktu lama, acara ini pun dibanjiri oleh pengunjung dan berbagai produk tadi pun langsung ludes dibeli oleh mereka.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan, Aris Nugraha, Minggu (8/3/2020) seusai jalannya kegiatan menyampaikan bahwa dirinya sangat puas dengan penyelenggaraan kegiatan ini.

"Selain efektif untuk memperkenalkan produk pangan lokal dan olahan, ini juga dapat menjadi ajang untuk pengenalan agrowisata," katanya.

Aris menyampaikan, melalui kegiatan yang diadakan oleh pihaknya ini, menjadi satu dari beberapa langkah awal untuk meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya yang tergabung dalam berbagai kelompok tani yang dibina oleh Dinas Pertanian dan Pangan Kulon Progo.

Super Gampang! Tutorial Make Up Khusus untuk Musim Hujan

"Ke depannya kita akan terus melakukan pendampingan pada kelompok tani maupun kelompok wanita tani dalam pelaksanaan pengolahan bahan pangan yang mereka hasilkan menjadi sebuah produk olehan baru," katanya.

Tidak sampai disitu saja, Aris juga menyampaikan hasil-hasil produk pangan lokal maupun produk olahan tersebut, akan diupayakan olehnya supaya dapat terintegrasi menjadi sebuah agrowisata.

"Selain itu, kita juga akan mengarah mereka untuk penggunaan teknologi informasi dalam pemasaran produk yang telah mereka hasilkan, salah satunya melalui aplikasi TANIKU," katanya.

Ditambahkan olehnya, kedepannya berbagai kegiatan dan promosi untuk memperkenalkan produk pangan lokal dan produk olahan tersebut akan diperbanyak guna memperkenalkan berbagai produk yang dihasilkan tersebut ke masyarakat luas. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Andreas Desca
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved