Gunung Merapi Erupsi
Gunung Merapi Erupsi, Bandara Adi Soemarmo Boyolali Ditutup Karena Hujan Abu Vulkanik
Gunung Merapi Erupsi, Bandara Adi Soemarmo Boyolali Ditutup Karena Hujan Abu Vulkanik
TRIBUNJOGJA.COM - Erupsi Gunung Merapi pada Selasa (3/3/2020) pagi berdampak terhadap aktifitas Bandara Adi Soemarmo, Boyolali, Jawa Tengah.
Penutupan bandara Adi Soemarmo Boyolali ini dilakukan karena terjadi hujan abu vulkanik sehingga membahayakan penerbangan.
Penutupan itu diumumkan melalui notice to airmen (Notam) bernomor B0614/20 NOTAMN yang dikeluarkan AirNav Indonesia.
"Penutupan bandara untuk penerbangan sipil dikarenakan abu Gunung Merapi," tertulis dalam Notam tersebut.
• Erupsi Gunung Merapi, Wilayah Boyolali, Klaten dan Sukoharjo Hujan Abu, Petugas Bagikan Masker
• Foto Terbaru Puncak Gunung Merapi Pascaerupsi Selasa Pagi, Hujan Abu Sampai Sukoharjo
• BREAKING NEWS : Gunung Merapi Meletus, Semburkan Abu Vulkanik Enam Kilometer
Belum ada informasi resmi hingga kapan penutupan Bandara Adi Soemarno berlaku.
Letusan Gunung Merapi yang memunculkan kolom abu setinggi 6.000 meter dari kawah pada Selasa pagi, memang menyebabkan hujan abu tipis di beberapa tempat.
Setidaknya hujan abu itu terpantau di Boyolali dan Sukoharjo.
Saat ini status Gunung Merapi masih dalam level II atau Waspada. Status itu belum berubah sejak Mei 2018.(*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Imbas Erupsi Gunung Merapi, Bandara Adi Soemarno Solo Ditutup",.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/gunung-merapi-erupsi-selasa-332020.jpg)