Sleman

KPU Sleman Lantik PPK untuk Pilkada 2020

Setelah jalani rangkaian seleksi, KPU Sleman melantik anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Sabtu, (28/2/2020).

istimewa
Pelantikan PPK  Sabtu, 28 Februari 2020 di Hotel Cokro Kusuma. 

TRIBUNJOGJA.COM - Setelah jalani rangkaian seleksi, KPU Sleman melantik anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Sabtu, (28/2/2020).

Adapun anggota PPK berjumlah lima orang di satu kecamatan, sehingga jumlah keseluruhan PPK yang dilantik ada 85 orang yang terdiri dari 50 laki-laki dan 35 perempuan.  

Ketua KPU Sleman, Trapsi Haryadi dalam sambutannya mengatakan PPK merupakan kaki dari KPU Sleman untuk dapat menapak di tengah-tengah masyarakat, sehingga menjadi institusi yang sangat strategis dalam melaksanakan setiap tahapan Pilkada agar berjalan lancar.

Trapsi juga menekankan bahwa PPK bukan satu-satunya elemen dalam kesuksesan Pilkada Sleman, tetapi di samping itu ada elemen yang lain yakni Camat, Danramil dan Kapolsek yang kesemuanya perlu dirangkul untuk kesuksesan Pilkada Sleman.  

Bakal Paslon Independen Pilkada 2020 Serahkan Surat Mandat ke KPU Sleman

Sesuai aturan PKPU No.3/2017, anggota PPK tidak boleh berasal dari partai politik (parpol), atau minimal lima tahun sebelumnya sudah tidak lagi sebagai anggota parpol.

Menurut Trapsi, syarat ini diberlakukan untuk menghindari kepentingan bersifat politis dalam proses Pilkada nantinya.

Ia menegaskan, anggota PPK diharapkan memiliki integritas yang kuat dan kualitas akan kemandirian.

PPK yang dipilih ini pun dinilai memahami teknologi informasi, karena sesuai instruksi KPU RI, Pilkada nanti aman menerapkan sistem e-Rekapitulasi.

Sementara itu, Bupati Sleman Sri Purnomo, juga memberikan pesan bahwa tugas PPK sangat penting dalam menjalankan tahapan Pilkada  Sleman 23 September 2020.

Menurutnya, indikator suksesnya Pilkada Sleman adalah partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya tinggi.

Super Gampang! Tutorial Make Up Khusus untuk Musim Hujan

"Kalau sebelumnya partisipasi masyarakat yang ikut Pilkada  Sleman 84 %, untuk tahun 2020 diharapkan bisa meningkat. Dan yang penting lagi terciptanya kondisi dinamis dan semua masyarakat dan calon bisa menerima hasil pilihan masyarakat," ujarnya.  

Bupati pun berpesan kepada para PPK untuk melaksanakan tugas secara profesional, cerdas dan bertindak senetral mungkin. Ia menegaskan agar PPK jangan sampai ada yang terkotori tindakan yang tidak terpuji, tindakan yang tidak netral, sampai dibawa ke ranah hukum.

"Aparat Kecamatan, Polsek dan Koramil akan terus mendampingi dan tim sukses juga akan selalu mengawasi dalam proses tahapan Pilkada sampai dengan perhitungan angka demi angka," ujarnya.  

Menurutnya, kalau dilakukan secara profesional, jujur dan apa adanya, maka ke depan tidak akan terjadi masalah dalam pelaksanaan Pilkada.

Sehingga akan terpilih Bupati dan Wakil Bupati Sleman yang akan melanjutkan proses pembangunan yang lebih baik lagi di masa yang akan datang. (TRIBUNJOGJA.COM)  

Penulis: Santo Ari
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved