Siswa SMP di Sleman Hanyut

Tim Trauma Healing Polda DIY Kunjungi Keluarga Korban Meninggal Musibah Susur Sungai

Ini baru empat tempat kediaman keluarga korban, hari ini kita akan kembali mengunjungi ke rumah keluarga korban yang lain.

Humas Polda DIY
Tim Psikologi Polda DIY mengunjungi keluarga korban musibah susur sungai. 

TRIBUNJOGJA.COM - Setelah memberikan pendampingan kepada Siswa siswi SMP Negeri 1 Turi Sleman atas musibah susur Sungai Smpor beberapa hari yang lalu, Tim Trauma Healing Polda DIY mengunjungi rumah korban meninggal, secara bergantian.

Diawali mengunjungi kediaman keluarga siswi Almarhumah Nur Azizah di Kembangarum, keluarga Almarhumah Zahra Imelda di Kenteng Wonokerto, siswi Almarhumah Arisma Rahmawati di Ngentak Tepan, Selasa (25/2).

Pada hari Rabu (26/2) kunjungan kemudian dilanjutkan ke kediaman keluarga Almarhumah Khoirunnisa di Dusun Karanggawang Girikerto Turi Sleman.

Kabag Psikologi Biro SDM Polda DIY AKBP Sulistiyono, S.Pd., kepada pewarta menyampaikan kegiatan kunjungan pendampingan trauma healing ke keluarga korban ini dilakukan hingga beberapa hari ke depan.

"Ini baru empat tempat kediaman keluarga korban, hari ini kita akan kembali mengunjungi ke rumah keluarga korban yang lain," jelasnya, Kamis (28/2/2020).

Dirinya menambahkan, kegiatan ini fokus kepada pemdampingan berupa pendorongan psikologis keluarga korban, dengan adanya pendampingan trauma healing ini diharapkan kesedihan yang dirasakan keluarga korban dapat berkurang.

"Diharapkan dengan pemberian pelayanan psikologi sosial ini, kesedihan yang dirasakan seluruh keluarga korban yang mengalami musibah beberapa hari lalu dapat berkurang, dan kembali bersemangat menjalani kehidupan," harapnya.

Sementara itu Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Yuliyanto, M.Sc., menyampaikan tim psikologi Polda DIY selalu hadir di beberapa kesempatan, memberikan pelayanan psikologi sosial berupa trauma healing kepada warga yang memerlukan pendampingan psikologi.

"Memang tim Psikologi Polda akan selalu turun ke lapangan manakala ada peristiwa yang memerlukan pendampingan. Bukan dalam kasus kali ini saja," tambahnya. (rls)

Editor: ribut raharjo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved