Breaking News:

Gunungkidul

Bawaslu Gunungkidul Masih Kaji Laporan Bapaslon Kelik-Yayuk

Bawaslu Gunungkidul hingga saat ini masih melakukan kajian terhadap laporan dari bapaslon independen Kelik Agung Nugroho-Yayuk Kristiawati.

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Gunungkidul 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Gunungkidul hingga saat ini masih melakukan kajian terhadap laporan dari bakal pasangan calon (paslon) independen Kelik Agung Nugroho-Yayuk Kristiawati.

Paslon ini sebelumnya menyerahkan laporan dan mengklaim kehilangan ribuan bukti dukungan saat pengecekan di KPU Gunungkidul.

"Saat ini masih pembahasan kelengkapan formal dan material," kata Koordinator Divisi Hukum, Data dan Informasi Bawaslu Gunungkidul Tri Asmiyanto, Kamis (27/02/2020).

Tak Penuhi Syarat, Paslon Independen Kelik-Yayuk Gagal Maju ke Pilkada Gunungkidul 2020

Menurut Tri, pihaknya masih belum bisa menindaklanjuti laporan yang diajukan oleh Kelik-Yayuk.

Pasalnya, laporan tersebut belum dilengkapi dengan bukti-bukti yang sah.

Sebagai pelapor, paslon tersebut diberi waktu tiga hari untuk melengkapi laporan yang sudah diajukan.

"Jika sudah dilengkapi dengan bukti-bukti, baru bisa kami tindaklanjuti," kata Tri.

Paslon Kelik-Yayuk mengklaim kehilangan sebanyak 1.600 dukungan dari total 46.879 dukungan yang diserahkan.

Super Gampang! Tutorial Make Up Khusus untuk Musim Hujan

Hal tersebut baru ditemukan saat proses pencocokan data di KPU Gunungkidul.

Akibatnya, dukungan yang dimiliki paslon tersebut hanya sekitar 45.279 bukti.

Jumlah tersebut tidak mencukupi syarat minimal dukungan sebanyak 45.443 bukti dukungan.

"Hilangnya bukti dukungan ini bisa berpengaruh signifikan pada kami di proses Pilkada 2020," kata Kelik kemarin. (TRIBUNJOGJA.COM)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved