Yogyakarta

Masalah Pembebasan Lahan Jokteng Lor Wetan Telah Beres

Untuk diketahui bersama, seluruh pengguna tanah dan bangunan tersebut sudah mengosongkan bangunannya dan menyisakan satu bangunan yang masih berisikan

Masalah Pembebasan Lahan Jokteng Lor Wetan Telah Beres
TRIBUNJOGJA.COM / Kurniatul Hidayah
Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang DIY Krido Suprayitno 

Laporan Reporter Tribun Jogja Kurniatul Hidayah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kepala Dinas Petanahan dan Tata Ruang DIY, Krido Suprayitno menjelaskan bahwa ganti untung kepada warga yang belum pindah dari area proyek Pojok Beteng (Jokteng) Lor Wetan akan dilaksanakan pagi ini, Kamis (27/2/2020) sekira pukul 10.00.

Untuk diketahui bersama, seluruh pengguna tanah dan bangunan tersebut sudah mengosongkan bangunannya dan menyisakan satu bangunan yang masih berisikan penghuninya.

"Kita menjadwalkan pembayaran dan pelepasan hak atas tanah dan bangunan setelah yang bersangkutan melengkapi pemberkasan yaitu surat keterangan penguasaan tanah dan bangunan, yang baru kemarin (Selasa) terhadap lima anak atas nama Karniasih diselesaikan," ujarnya di hadapan wartawan di Kompleks Kepatihan, Rabu (26/2/2020).

Pemda DIY Sebut Minggu Depan Ganti Untung Jokteng Lor Wetan Tuntas

Ia mengatakan bahwa pihaknya melakukan pelacakan dan penelusuran alamat karena memerlukan tandatangan serta fotokopi KTP untuk melengkapi berkas administrasi.

"Kami melacak, kami jemput bola, kami menelusuri alamat yang bersangkutan karena harus ada tanda tangan dan fotokopi KTP. Alhamdulilah sudah selesai, sudah beres," bebernya.

Terkait kondisi penghuni bangunan yang merupakan lansia, maka, Krido beserta tim dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) DIY akan menemui yang bersangkutan guna melakukan pembayaran ganti untung.

"Besok jemput bola untuk proses pelepasan hak atas tanah dan bangunan," ucapnya.

MOMEN BERSEJARAH, Lokomotif Uap D1410 Akan Dikirim ke Solo setelah Direstorasi di Balai Yasa Yogya

Terkait tenggat waktu yang diberikan kepada penghuni untuk mengosongkan bangunan tersebut seusai menerima ganti untung, Krido mengatakan harapannya yang bersangkutan bisa pindah sebelum 2 Maret 2020.

"Kita sudah pengondisian. Dia sudah punya 'ancer-ancer' untuk ngontrak dulu, sehingga hari ini (kemarin) kami beritahukan besok (hari ini) adalah pembayaran dan pelepasan hak sehingga dia tidak punya beban untuk membayar kontrak," pungkasnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Kurniatul Hidayah
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved