Ketua Komisi A Dukung Polri Proses Hukum dalam Tragedi Susur Sungai Sempor di Sleman

Ketua Komisi A DPRD DIY, Eko Suwanto menyatakan rasa belasungkawa atas meninggalnya 10 murid siswi SMPN 1 Turi Sleman.

Ketua Komisi A Dukung Polri Proses Hukum dalam Tragedi Susur Sungai Sempor di Sleman
Istimewa
Ketua Komisi A DPRD DIY, Eko Suwanto 

TRIBUNJOGJA.COM - Ketua Komisi A DPRD DIY, Eko Suwanto menyatakan rasa belasungkawa atas meninggalnya 10 murid siswi SMPN 1 Turi Sleman yang menjadi korban musibah susur sungai di Sungai Sempor, Turi, Sleman.

Selain menyampaikan duka cita, dukungan sepenuhnya diberikan kepada aparat kepolisian untuk bisa memproses hukum para penanggung jawab kegiatan susur sungai yang berujung tragedi tersebut.

"Kami menyampaikan duka cita kepada seluruh keluarga korban. Semoga diberikan ketabahan dan keikhlasan atas musibah yang menimpa putri mereka dalam kegiatan susur sungai di Kali Sempor. Semoga ini yang terakhir kali akibat kelalaian oknum pembina Pramuka di sekolah," kata Eko Suwanto dalam keterangan tertulisnya, Rabu (26/2/2020).

Eko Suwanto menyatakan paska musibah yang menewaskan siswi SMPN 1 Turi tersebut dirinya memberikan dukungan penuh kepada aparat penegak hukum untuk memproses para pihak yang bertanggung jawab.

"Kami dukung proses hukum yang kini dijalankan oleh kepolisian. Polri telah bertindak profesional dan transparan dalam melaksanakan proses hukum. Kita yakin Polri telah memiliki alat bukti yang cukup saat menetapkan seseorang menjadi tersangka. Kita harap tidak ada pihak-pihak yang mengganggu proses penyelidikan dan penyidikan yang dilaksanakan Polri, baik melalui isu yang dikembangkan di sosmed maupun pernyataan-pernyataan yang tidak memiliki dasar, yang dapat mengganggu proses hukum ini," kata Eko Suwanto.

Eko Suwanto menambahkan setiap tindakan kelalaian, apalagi yang menyebabkan kematian orang lain maka para pihak yang bertanggung jawab perlu mendapat sanksi secara hukum sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

"Masyarakat menghharapkan keadilan dan penegakan hukum," katanya. (rls)

Editor: ribut raharjo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved