Breaking News:

Siswa SMP di Sleman Hanyut

Keluarga Tersangka Susur Sungai Sempor Alami Perundungan

Jadi korban perundungan di media sosial, bahkan anak-anak tersangka juga dihakimi oleh teman sebayanya.

TRIBUNJOGJA.COM / Santo Ari
Kuasa hukum IYA berikan keterangan 

TRIBUNJOGJA.COM - AS (58) kakak sepupu dari IYA, tersangka susur Sungai Sempor menceritakan bahwa istri dan anak-anak tersangka mengalami tekanan psikologis.

Mereka jadi korban perundungan di media sosial, bahkan anak-anak tersangka juga dihakimi oleh teman sebayanya. 

Anak-anak dari IYA juga sempat melihat pemberitaan tentang ayahnya di YouTube melalui ponsel dan langsung melemparkan ponsel tersebut karena ketakutan.

Akibat hal-hal ini kedua anak IYA yang masih duduk di bangku kelas 5 dan 6 SD menjadi ketakutan dan sempat tak mau sekolah. 

"Anak-anak beberapa hari tidak masuk sekolah, tapi karena sudah agak tenang, mereka sudah mau ke sekolah diantar eyangnya," terangnya. 

PGRI Akan Ajukan Penangguhan Penahanan Tiga Tersangka Susur Sungai Sempor Sleman

Saat di sekolah mereka pun hanya bisa sembunyi sebelum dijemput.

Beruntung, pihak sekolah mau membantu dengan menemani anak-anak tersebut. 

Karena aksi perundungan gencar di media sosial, pihak keluarga saat ini tak memperbolehkan anak-anak dan istri IYA untuk memegang ponsel. 

"Kami bisa memahami IT yang berkembang, dan viral medsos  memang memberikan tekanan psikologis ke anak-anaknya. Bahkan istri IYA ketemu orang juga takut," paparnya. 

Istri IYA kini lebih banyak diam dan melamun.

Halaman
123
Penulis: Santo Ari
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved