Jawa

Hujan, Angin Kencang dan Banjir Ancam Sejumlah Wilayah di Klaten

Hujan, angin kencang dan banjir mengancam sejumlah wilayah di Kabupaten Klaten.

Hujan, Angin Kencang dan Banjir Ancam Sejumlah Wilayah di Klaten
dailyexcelsior.com
ilustrasi hujan lebat 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Victor Mahrizal

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Hujan, angin kencang dan banjir mengancam sejumlah wilayah di Kabupaten Klaten.

Selasa (25/2/2020), satu rumah roboh dan pohon tumbang memutus jalur alternatif Klaten-Sukoharjo, selain itu delapan desa di Kecamatan Gantiwarno rawan banjir.

Hujan dengan intensitas sedang dan disertai angin menyebabkan ambruknya satu rumah semi permanen milik Mitro Sumitro (80) roboh di Dusun Rejodadi RT 23 RW 10 Desa/Kecamatan Trucuk.

Kencangnya tiupan angin juga membuat satu pohon trembesi diameter 50 sentimeter tumbang dan menutup akses kejalan Pakis-Solo Baru.

Pemkab Klaten Raih Anugerah Kearsipan Tingkat Nasional

Tepatnya di depan SMA N 201 Wonosari, Kecamatan Wonosari.

“Korban jiwa tidak ada, dan penghuni diunhsikan ke rumah salah satu keluarganya. Untuk pohon tumbang langsung sudah ditangani oleh relawan, TNI, Polri dan warga sekitar lokasi," kata Manajer Pusdalops BPBD Pemkab Klaten, Sri Yuwana Haris Yulianto.

Di Kecamatan Karangnongko, satu pohon lamtoro tumbang dan menutup akses jalan Ngupit-Karangnongko di Dusun l Jolobunan, Desa Demakijo.

Kejadian ini sudah tertangani oleh relawan dan warga sekitar lokasi.

Di Kecamatan Gantiwarno, hujan deras yang berlangsung sejak Jumat (21/2/2020) siang hingga Sabtu (22/2/2020) pagi membuat dua titik tanggul sungai di Desa Mlese dan Jabung jebol.

Halaman
12
Penulis: Victor Mahrizal
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved