Kota Yogyakarta

Wawali Minta WP Ajukan Pengurangan PBB

Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi meminta warga Kota Yogyakarta yang keberatan dalam membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) untuk segera menga

Wawali Minta WP Ajukan Pengurangan PBB
TRIBUNJOGJA.COM / Christi Mahatma
Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi 

Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi meminta warga Kota Yogyakarta yang keberatan dalam membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) untuk segera mengajukan keringan.

Pemerintah Kota Yogyakarta memberikan waktu tiga bulan bagi wajib pajak (WP) untuk mengajukan keringanan.

Pemkot Yogyakarta memberikan waktu dari akhir Maret hingga Juni.

"Kami paham, ngerti kalau ada kenaikan. Dan ini akan karena ada undang-undang dan rumusnya. Pemkot taat pada undang-undang, maka kami melakukan penyesuaian. Tetapi kami juga paham kalau ini memberatkan, maka kami memberikan stimulus-stimulus dan juga memberikan keringanan,"katanya kepada wartawan di Balaikota, Selasa (25/02/2020).

Fraksi PDIP DPRD Yogyakarta Desak Wali Kota Batalkan Kenaikan PBB dan Buka Potensi PAD Lainya

"Makanya warga yang merasa keberatan, silahkan saja. Langsung mengurus keringanan. Kami tidak membatasi jumlahnya. Pengajuan yang kami terima akan kami proses semuanya,"sambungnya.

Setelah mengajukan keringanan, tim dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Yogyakarta akan melakukan verifikasi lapangan.

"Nanti akan ada tim verifikasi yang datang ke lapangan. Untuk pengurangan PBB maksimal 75 persen. Tetapi besaran itu beragam, karena banyak faktor yang menentukan, faktor geografisnya, kondisi tanah,"ujarnya.

Sementara itu, Kepala BPKAD Kota Yogyakarta, Wasesa mengatakan verifikasi memiliki proses yang cukup lama, yaitu satu bulan.

Setelah proses verifikasi selesai, maka besaran pengurangan bisa ditentukan.

Baru Lunasi Tunggakan PBB 10 Tahun, Guritno Harus Putar Otak Bayar PBB Rp 22 Juta

"Besaran nanti berbeda-beda, tidak semua sama. Nanti akan ada tim yang memverifikasi. Maksimal memang 75 persen, tetapi nanti disesuaikan ,"katanya.

Saat ini, pihaknya telah menerima tiga wajib pajak yang mengajukan pengurangan PBB.

"Ada tiga yang benar-benar mengajukan dan kita tindaklanjuti. Dua dari veteran. Veteran memang setiap tahunnya ada pengurangan, bangunan cagar budaya juga kita masukkan," tambahnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved