Kota Yogyakarta

Setelah Panggil BPKAD, Komisi B Bakal Panggil Walikota untuk Klarifikasi Kenaikan PBB

Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Yogyakarta bakal mengirim surat lagi ke Pemerintah Kota Yogyakarta, kaitannya dengan kenaikan Paja

Setelah Panggil BPKAD, Komisi B Bakal Panggil Walikota untuk Klarifikasi Kenaikan PBB
ist/net
Gedung DPRD Kota Yogyakarta 

Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Yogyakarta bakal mengirim surat lagi ke Pemerintah Kota Yogyakarta, kaitannya dengan kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Ketua Komisi B DPRD Kota Yogyakarta, Susanto Dwi Antoro mengatakan belum lama ini Komisi B DPRD Kota Yogyakarta telah meminta klarifikasi kepada Kepala BPKAD Kota Yogyakarta, Wasesa belum lama ini.

Namun demikian, pihaknya masih belum cukup puas.

"Setelah reses kemarin kami sudah meminta klarifikasi dari Pak Wasesa dan staf BPKAD Kota Yogyakarta. Tetapi kami masih belum puas. Secepatnya kami minta Ketua DRPD Kota Yogyakarta untuk memanggil Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti," katanya pada Tribun Jogja, Selasa (25/02/2020).

Wawali Minta WP Ajukan Pengurangan PBB

"Untuk kenaikan PBB ini kan kami tidak diajak diskusi dulu. Tidak ada konfirmasi dan sosialisasi, kemudian masyarakat langsung dihantam kenaikan PBB yang tinggi. Maka kami mau tahu juga seperti apa penghitungannya, karena banyak masyarakat yang keberatan,"sambungnya.

Jumlah wajib pajak di Kota Yogyakarta ada 95.273. Dari jumlah tersebut, ada 28.985 wajib pajak yang tidak berubah.

Sementara WP yang mengalami kenaikan kurang dari 100 persen sekitar 52.229.

Wajib pajak yang mengalami kenaikan pajak lebih dari sama dengan 100 hingga 200 persen sekitar 11.369.

Wajib pajak yang mengalami kenaikan lebih dari 200 sampai 300 persen sekitar 1.619.

Halaman
12
Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved