Kulon Progo

SD Negeri Widoro di Kulon Progo Tergenang Pascahujan Lebat

Diketahui genangan air di sekolah dasar ini mencapai ketinggian 30 centimeter, bahkan air sempat masuk ke dalam ruang belajar mengajar.

SD Negeri Widoro di Kulon Progo Tergenang Pascahujan Lebat
TRIBUNJOGJA.COM / Andreas Desca Budi Gunawan
Segenap wali murid membersihkan ruang kelas 

Laporan Reporter Tribunjogja.com, Andreas Desca Budi Gunawan

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Hujan disertai angin kencang yang melanda sejumlah wilayah di Kulon Progo, Senin (24/2/2020) sore menyebabkan SD Negeri Widoro di Dusun Pereng, Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pengasih, Kulon Progo tergenang air.

Diketahui genangan air di sekolah dasar ini mencapai ketinggian 30 centimeter, bahkan air sempat masuk ke dalam ruang belajar mengajar.

Kepala SD N Widoro, Edy Maryani menyampaikan peristiwa tersebut terjadi ditengah terpaan hujan deras di wilayah Pengasih sekitar pukul 15.00 WIB.

Bertepatan dengan hal tersebut, selokan irigasi yang berada tepat di depan sekolah tersebut meluap hingga menggenangi tiga ruang kelas dan satu ruang komputer.

Terkait Insiden Susur Sungai Sempor, Disdikpora Kulon Progo : Jangan Sampai Terjadi di Kulon Progo

"Genangan air mencapai ketinggian hingga 30 centimeter. Saat hujan mulai reda sekitar pukul 15.30 WIB, genangan berangsur surut," katanya.

Edy mengatakan peristiwa ini tidak menyebabkan kerugian materi, sebab saat air mulai menggenang, pihaknya langsung mengevakuasi komputer dan dokumen penting milik sekolah.

Dia juga menyampaikan bahwa peristiwa tersebut sama sekali tidak mempengaruhi Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), disampaikannya saat kejadian siswa sudah dipulangkan lebih awal.

"Kami pulangkan sebelum jam 14.00 WIB karena lihat langit kok mendung gelap banget, daripada nanti anak-anak kenapa-kenapa," tegasnya.

Peristiwa meluapnya air hingga masuk dalam Ruang KBM ini, lanjutnya, baru pertama kali terjadi di sekolah ini.

Sebelumnya luapan selokan memang pernah menggenangi sekolah tersebut, namun menurutnya ini yang paling parah.

Super Gampang! Tutorial Make Up Khusus untuk Musim Hujan

"Kami juga tidak tahu pasti kenapa bisa separah ini, dulu pernah meluap karena selokan penuh sampah, dan sekarang sudah bersih tapi tetap tergenang," ujarnya.

Tidak berselang lama pascagenangan air surut, wali murid bersama warga sekitar sekolah mulai berdatangan guna melakukan kerja bakti untuk membersihkan sisa air dan lumpur yang sempat masuk ke dalam ruang kelas.

Seorang wali murid yang turut ikut dalam pembersihan ruang kelas ini, Muhammad Fazid, mengatakan bahwa dia turut bergabung pada kegiatan kerja bakti ini supaya KBM yang dilangsungkan besok dapat berjalan dengan lancar tanpa terkendala ruangan yang kotor.

"Kebetulan rumah saya juga dekat sini, tadi dapat kabar kalau sekolah kebanjiran, langsung saya ke sini buat bantu bersih-bersih," katanya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Andreas Desca
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved