Siswa SMP di Sleman Hanyut

Soal Kegiatan Pramuka Susur Sungai SMP N 1 Turi, GKR Mangkubumi: Segera Kita Tindak Lanjuti

Soal Kegiatan Pramuka Susur Sungai SMP N 1 Turi, GKR Mangkubumi: Segera Kita Tindak Lanjuti

Penulis: Yosef Leon Pinsker | Editor: Hari Susmayanti
Tribun Jogja/ Christi Mahatma Wardhani
Kepala sekolah SMP N 1 Turi, Tutik Nurdiana ( paling kiri) saat menghadiri jumpa pers terkait tragedi susur sungai yang menewaskan 9 siswa dan 1 orang hilang di sekolah setempat, Sabtu (22/2/2020). 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Ketua Kwartir Daerah Pramuka Yogyakarta, Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Mangkubumi belum berkomentar banyak tentang kegiatan Pramuka susur sungai SMP N 1 Turi Sleman yang berujung maut pada Jumat (21/2/2020) sore lalu.

Saat ditemui ketika mengunjungi rumah duka salah satu korban arus deras peristiwa nahas tersebut di Kembangarum, Turi pada Sabtu (22/2/2020), putri sulung Sri Sultan Hamengku Buwono X itu mengatakan masih akan berkoordinasi dengan sejumlah pihak.

GKR Mangkubumi memastikan akan segera mengumpulkan data-data lengkap guna memastikan bagaimana peristiwa yang merenggut sejumlah nyawa itu terjadi.

"Untuk sementara ini kami akan meminta data dari penyidikan dulu ya," katanya.

Dia melanjutkan, sejumlah pihak akan ikut dilibatkan guna mengambil langkah dan mencegah kejadian tersebut kembali terulang.

Kegiatan Belajar Mengajar di SMPN 1 Turi Hari Ini Diliburkan

TRAGEDI SUSUR SUNGAI DI SLEMAN : Polda DIY Periksa 6 Pembina Pramuka SMPN 1 Turi

Kepala Sekolah SMPN 1 Turi : Ada Tujuh Pembina dalam Kegiatan Susur Sungai

"Nanti kalau semua sudah lengkap, data dari sekolah maupun penyidikan dan sebagainya baru kita ambil langkah berikutnya," kata GKR Mangkubumi.

Pihaknya juga memastikan bahwa segala kegiatan yang berhubungan dengan kegiatan kepanduan mesti sesuai dengan prosedur yang berlaku dan mengutamakan keselamatan.

"Tentunya akan kita pastikan bahwa SOP kegiatan harus sinkron semua," lanjutnya.

Langkah tersebut dipastikan akan segera ditindaklanjuti.

GKR Mangkubumi berjanji dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan upaya-upaya optimal untuk pengambilan langkah yang tepat.

"Mungkin satu dua hari ini data lengkap akan segera kita dapat. Baru bisa kita tentukan langkah yang tepat," urainya. (Tribunjogja/Yosef Leon Pinsker)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved