Kota Yogya

Sempat Terkendala Teknis, GISA di Balai Kota Yogya Dilayani Secara Manual

Pelayanan Gerakan Indonesia Sadar Adminduk (GISA) di Balai Kota Yogyakarta, sempat mengalami kendala teknis.

Sempat Terkendala Teknis, GISA di Balai Kota Yogya Dilayani Secara Manual
TRIBUNJOGJA.COM / Hasan Sakri
Pemerintah Kota Yogyakarta menyelenggarakan perekaman dan pencetakan Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik melalui pelayanan Gerakan Indonesia Sadar Adminduk (GISA) di Balai Kota Yogyakarta, Kamis (20/02/2020). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pelayanan Gerakan Indonesia Sadar Adminduk (GISA) di Balai Kota Yogyakarta, sempat mengalami kendala teknis. 

Kabid Pelayanan Pendaftaran Kependudukan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Yogyakarta, Bram Prasetyo mengatakan mekanisme pelayanan GISA awalnya mengandalkan sistem pelayanan online. 

Masyarakat bisa mendaftar melalui website GISA, kemudian akan diverifikasi di Balaikota Yogyakarta.

Proses verifikasi tersebut langsung masuk pada sistem cetak produksi.

Siapkan 2.000 Blangko, Warga Luar DIY Bisa Cetak E-KTP Lewat GISA

"Di tengah perjalanan, sistem tidak begitu mendukung. Alat-alat kan juga tadi disetting untuk melayani online, karena beralih manual, tentu butuh proses penyesuaian. Tidak bisa langsung. Itu juga yang membuat crowded," katanya di Balai Kota Yogyakarta, Kamis (20/02/2020).

Ia mengungkapkan masyarakat sangat antusias.

Sekitar pukul 11.00 antrian sudah mencapai 750, padahal pelayanan baru dibuka pukul 09.00.

Selain melalui online, masyarakat juga datang proses pendaftaran manual. 

Pihaknya menyediakan tiga alat pencetakan e-KTP bagi masyarakat yang memiliki surat keterangan tanda penduduk.

Super Gampang! Tutorial Make Up Khusus untuk Musim Hujan

Sementara masyarakat yang hendak melakukan perekaman, pihaknya menyiapkan dua alat perekam.

Bram meminta masyarakat tidak khawatir, meskipun tidak bisa melakukan pencetakan atau perekaman dalam pelayanan GISA, masyarakat masih bisa mengakses layanan di kecamatan.

"Mungkin masyarakat khawatir tidak bisa mencetak lagi kalau tidak di sini. Padahal GISA ini adalah langkah awal, supaya masyarakat yang belum mencetak atau merekam," ungkapnya.

"Padahal kecamatan juga bisa melayani. Tetapi memang untuk di hari ini ada beberapa kecamatan yang tidak bisa melayani karena petugas ditarik ke sini. Kami siapkan 6.000 blangko untuk mencetak e-KTP. Jadi kalau yang belum rekam cetak ada 2.000 masih sangat cukup," tambahnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved