Breaking News:

CEO PSIM Yogyakarta Sebut Pembentukan Tim Laskar Mataram Masih 'On The Track'

CEO PT PSIM Jaya, Bambang Susanto, menilai progres pembentukan skuat PSIM Jogja sejauh ini masih 'on the track'.

Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: Muhammad Fatoni
Tribunjogja.com | Suluh Pamungkas
PSIM JOGJA 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Berbanding terbalik dengan musim lalu, PSIM Yogyakarta memang tak seagresif dan royal dalam perekrutan pemain jelang bergulirnya musim kompetisi Liga 2 2020.

Bila menengok ke belakang, musim lalu tim berjuluk Laskar Mataram memang sangat jor-joran mendatangkan sederet pemain bintang seiring masuknya sang investor anyar, di antaranya Raphael Maitimo dan Cristian Gonzales.

Tak berhenti disitu, gebrakan PSIM Jogja berlanjut diparuh musim ketika Aji Santoso merombak besar-besaran komposisi tim, mencoret 11 pemain lama, termasuk Raphael Maitimo serta mendatangkan beberapa rekrutan anyar jebolan Liga 1 plus satu bintang muda Timnas Indonesia, Witan Sulaeman.

Bandingkan dengan musim ini. Dari 15 nama yang sudah terikat kontrak, didominasi pemain muda sebut saja Yoga Pratama, Martinus Novianto, Ahmad Subagja Baasith, Al Rizqy, Dwi Raffi Angga, Yudha Alkanza, Jordyno Putra Dewa dan Kurniadi Trisakti.

Namun tetap ada figur senior diskuat besutan Seto Nurdiyantoro ini diantaranya legenda hidup PSM Makassar, Hendra Wijaya, serta dua nama yang kabarnya segera diperkenalkan secara resmi oleh klub yakni T.A Musafri dan Sandy Firmansyah.

CEO PT PSIM Jaya, Bambang Susanto, menilai progres pembentukan skuat PSIM Jogja sejauh ini masih 'on the track'.

Meski target pembentukan tim memang molor dari rencana awal yakni pertengahan Februari 2020.

"Sejauh ini semua sudah on the track. Kami selalu berkomunikasi dengan pelatih. Memang harus lebih bersabar, tapi sejauh ini pembentukan tim sudah mencapai 85 persen untuk pemain inti," kata Bambang Susanto, Kamis (20/2/2020).

Lebih lanjut, Bambang mengatakan timnya memang masih membutuhkan tambahan beberapa pemain di beberapa posisi.

Ia pun menegaskan, bahwa manajemen memberikan wewenang penuh pada tim pelatih dalam proses penentuan pemain.

"Tinggal menambah beberapa untuk pemain inti dan pelapis. Perekrutan pemain didasarkan kepada rekomendasi dari Coach Seto beserta tim pelatih," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved