Kota Yogyakarta

Hanya 51 Wajib Pajak di Kota Yogya yang Alami Kenaikan Ekstrem

Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti mengungkapkan tidak semua wajib pajak (WP) di Kota Yogyakarta mengalami kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) seb

Hanya 51 Wajib Pajak di Kota Yogya yang Alami Kenaikan Ekstrem
Tribun Jogja/ Agung Ismiyanto
Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti 

Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti mengungkapkan tidak semua wajib pajak (WP) di Kota Yogyakarta mengalami kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebesar 400 persen.

Jumlah wajib pajak di Kota Yogyakarta ada 95.273. Dari jumlah tersebut, ada 28.985 wajib pajak yang tidak berubah.

Sementara WP yang mengalami kenaikan kurang dari 100 persen sekitar 52.229.

Wajib pajak yang mengalami kenaikan pajak lebih dari sama dengan 100 hingga 200 persen sekitar 11.369. Wajib pajak yang mengalami kenaikan lebih dari 200 sampai 300 persen sekitar 1.619.

Sementara WP yang mengalami kenaikan lebih dari 300 sampai 400 persen sekitar 150.

Sedangkan WP yang mengalami kenaikan ekstrem atau lebih dari 400 persen hanya 51.

Baru Lunasi Tunggakan PBB 10 Tahun, Guritno Harus Putar Otak Bayar PBB Rp 22 Juta

"Tidak semua WP pajaknya naik 400 persen. Yang pajak 10.000 justru lebih banyak, 870 atau 0,91. Sementara yang naik ekstrim hanya 0,05 persen. Jadi masih banyak juga yang tidak naik sampai segitu (400), bahkan ada yang tidak berubah,"katanya media di Balaikota Yogyakarta, Rabu (19/02/2020).

Kenaikan PBB di Kota Yogyakarta disebabkan oleh beberapa hal.

Pertama terdapat ada perubahan luas, kedua karena perkembangan wilayah yang pesat, dan kecenderungan harga tanah naik.

Ia melanjutkan, kenaikan PBB bukan tanpa dasar.

Sebab sudah ada peraturan yang mengatur tentang penyesuaian PBB tersebut.

"Aturannya kan tiga tahun sekali ada penyesuaian, kita sudah empat tahun ini. Untuk menaikkan PBB juga ada prosedur dan hitungannya, yang juga melibatkan eksekutif,tidak asal-asalan. Misal di daerah itu dibangun hotel, ya otomatis harga tanah disitu juga naik, karena ada bangkitan ekonomi," lanjutnya.

Warga Kota Yogya Boleh Mengajukan Keberatan terhadap PBB

Jika masih merasa keberatan, wajib pajak boleh mengajukan pengurangan. Hal itu telah diatur dalam Perwal No 96 Tahun 2019. Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Yogyakarta juga membuka helpdesk yang bisa diakses oleh masyarakat.

"Kami akan petakan dulu sebaran WP yang naiknya ekstrim, di daerah mana saja. Masyarakat yang merasa keberatan boleh mengajukan pengurangan,"tambahnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved