Buah Bibir

Jalani Berbagai Profesi, Dessinta Retnaningdyah Tetap Sempatkan Diri untuk Berolahraga

Di tengah-tengah kesibukannya bekerja, Dessinta Retnaningdyah selalu menyempatkan diri untuk berolahraga.

Jalani Berbagai Profesi, Dessinta Retnaningdyah Tetap Sempatkan Diri untuk Berolahraga
dokprpi
Dessinta Retnaningdyah 

TRIBUNJOGJA.COM - Di tengah-tengah kesibukannya bekerja, Dessinta Retnaningdyah selalu menyempatkan diri untuk berolahraga.

Paling tidak, satu minggu tiga kali ia gunakan untuk berenang dan seminggu sekali untuk jogging.

Sinta begitu akrab ia disapa menuturkan kecintaannya dengan olahraga tumbuh sejak ia kecil.

Terlebih, ayah Sinta yang berprofesi sebagai guru olahraga semakin mendorong dirinya untuk gemar berolahraga.

Super Gampang! Tutorial Make Up Khusus untuk Musim Hujan

"Aku atlet tenis lapangan waktu SD sampai kuliah. Kebetulan di depan rumah juga ada lapangan tenis. Akhirnya aku masuk club tenis tahun 2005-2015," katanya.

Pengalaman pertamanya mengikuti turnamen tenis dan langsung menyabet gelar juara itulah yang membuat dara kelahiran Gunungkidul, 1 Desember 1995 ini semakin mencintai olahraga tenis lapangan.

"Waktu pertama kali ikut turnamen tenis langsung juara 1 se-Kebupaten Gunungkidul jadi aku tambah semangat latihan," kata dia.

Berbagai kejuaraan pun berhasil ia raih, beberapa di antaranya yakni Juara 1 Tenis Lapangan Putri Kabupaten 2005, Juara 2 Tenis Lapangan Kejurda 2010, Juara 3 Tenis Lapangan Tingkat Nasional AFR.

Meniti Karir Sebagai Instruktur Model, Saskia Putri Aulia Harus Pintar Bagi Waktu

"Tapi sekarang udah jarang latihan tenis karena sibuk kerja. Sekarang aku kerja di Satpol PP Gunungkidul. Trus aku ganti olahraga dengan berenang. Kebetulan aku juga pelatih renang di salah satu club renang di Gunungkidul," lanjutnya.

Profesi tersebut telah ia jalani selama dua tahun terakhir.

Selain sibuk bekerja, olahraga sekaligus sebagai pelatih renang, Sinta mengatakan saat ini dirinya tengah menekuni dunia modeling.

Dara berparas ayu ini mengaku bercita-cita ingin menjadi seorang model sejak ia duduk di bangku SD.

"Dulu pas sekolah pengen masuk sekolah model, tapi nggak jadi karena banyak aktivitas di dunia olahraga. Nah baru kesampaian masuk sekolah model di umurku yang udah 24 tahun ini, terus masuk Asmat Pro belajar modeling biar dapet pengalaman di dunia modeling," paparnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Noristera Pawestri
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved