Yogyakarta

Jangan Ada Penumpang Terbengkalai

Anggota Komisi C DPRD DIY Lilik Saiful Ahmad mendukung langkah pemerintah untuk menguatkan konektivitas transportasi dari dan menuju bandara baru Yogy

Jangan Ada Penumpang Terbengkalai
TRIBUNJOGJA.COM / Singgih Wahyu
Sejumlah kendaraan tampak melintas di depan area pintu masuk kawasan Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) di Temon, Kulon Progo, Selasa (3/12/2019). 

Laporan Reporter Tribun Jogja Kurniatul Hidayah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Anggota Komisi C DPRD DIY Lilik Saiful Ahmad mendukung langkah pemerintah untuk menguatkan konektivitas transportasi dari dan menuju bandara baru Yogyakarta International Airport (YIA) yang beroperasi penuh pada akhir Maret 2020 mendatang.

Ia juga berharap bahwa hal tersebut tak hanya menjadi wacana, namun juga harus disambut dan disukseskan bersama oleh para stakeholder.

"Intinya, semua pihak perlu menyiapkan diri. Semuanya harus terlibat. Jangan sampai ada penumpang yang terbengkalai," ujarnya, Senin (17/2/2020).

Digadang Jadi Wisata Edukasi, DPRD DIY Usulkan JATP Dikelola BUMD

Selain terkait moda transportasi bandara, Lilik juga menyoroti beberapa wilayah yang diduga terimbas pembangunan bandara. Ia menyayangkan kondisi yang terjadi tersebut.

"Dampak proses pembangunan YIA, infrastruktur terutama jalan di wilayah Kapanewon Kokap dan Temon mengalami rusak," ungkapnya.

Presiden Jokowi: Bandara YIA dan Underpass Merupakan Bagian Rencana Masa Depan Pulau Jawa

Ia mendesak agar perbaikan bisa segera dilakukan mengingat rusaknya infrastruktur jalan berdampak besar terhadap semua lini kehidupan, terutama untuk aktivitas sehari-hari dan perekonomian warga.

"Kepada pihak mana pun, sesuai kewenangannya, yaitu jalan nasional, jalan provinsi, jalan kabupaten, jalan kelurahan maupun jalan lingkungan," pungkasnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Kurniatul Hidayah
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved