Breaking News:

Tribun Jogja TV

Simulasi Pengamanan Pilkada 2020 di Mapolres Bantul

Simulasi tersebut langsung disaksikan oleh Kapolda DIY Irjen Pol Drs. Asep Suhendar didampingi Bupati Bantul Suharsono

Pasca rekapitulasi penghitungan suara, kantor KPU Bantul, diceritakan sedang dikepung massa dari pasangan calon Bupati - Wakil Bupati yang kurang puas dengan hasil pemilihan umum.

Mereka menggelar unjuk rasa. Menuntut pemilu ulang. Setelah dilakukan audiensi ternyata tidak menemukan kata sepakat.

Massa yang tidak terima mulai rusuh. Kepolisian cepat mengamankan lokasi. Massa dihadang dengan pasukan Polwan.

Namun jumlah massa semakin tak terbendung. Mereka mulai merusak fasilitas negara.

Kepolisian mengambil langkah cepat dengan menerjunkan water Cannon dan pasukan pengendali massa. Massa kemudian dapat dipukul mundur.

Begitulah suasana simulasi pengamanan Pilkada 2020 yang digelar di Mapolres Bantul pada Rabu (12/2/2020).

Layaknya, kejadian sungguhan, simulasi tersebut sebagai langkah kepolisian bagaimana menyiapkan diri dalam menghadapi kerusuhan massa yang dimungkinkan terjadi, saat Pilkada Bantul pada 23 September 2020 mendatang.

Simulasi tersebut langsung disaksikan oleh Kapolda DIY Irjen Pol Drs. Asep Suhendar didampingi Bupati Bantul Suharsono bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah. Termasuk hadir pula Ketua KPU Bantul, Didik Joko Nugroho. (*)

Editor: Ikrob Didik Irawan
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved