Yogyakarta

Pengalihan Program Pensiun PNS, BP Jamsostek: Manfaat Tidak Berkurang

Pemerintah berencana untuk mengalihkan penyelenggaraan program pensiun untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) ke Badan Hukum Publik yang menyelenggarakan Ja

Pengalihan Program Pensiun PNS, BP Jamsostek: Manfaat Tidak Berkurang
internet
logo BPJS Ketenagakerjaan 

TRIBUNJOGJA.COM - Pemerintah berencana untuk mengalihkan penyelenggaraan program pensiun untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) ke Badan Hukum Publik yang menyelenggarakan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, yaitu BPJS Ketenagakerjaan atau kini dipanggil BP Jamsostek.

Rencana itu disebut merupakan amanat dari Undang-Undang (UU) Nomor 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) dan akan terselenggara paling lambat tahun 2029.

Namun BP Jamsostek menyatakan telah siap jika Pemerintah mempercepat proses pengalihan tersebut.

Tambah Fasilitas Manfaat, BPJamsostek Tak Naikkan Iuran Peserta

"Saat ini kami sedang menunggu regulasi turunan dari UU tersebut sebagai dasar teknis pelaksanaan peralihan program dari pelaksana sebelumnya PT Taspen," kata Direktur Perencanaan Strategis dan TI BP Jamsostek, Sumarjono dalam rilisnya, Kamis (13/2/2020).

Dia menjelaskan, sebagai badan penyelenggara publik pihaknya lebih dulu menunggu aturan turunan terbit untuk segera melakukan pengelolaan.

Dia juga memastikan, lewat aturan turunan ikut pula diatur terkait teknis pengalihan, termasuk besaran iuran dan manfaat pensiun untuk PNS.

"Tentunya kami akan dilibatkan untuk memberikan masukan sesuai dengan kompetensi kami," jelas Sumarjono.

Program Jaminan Pensiun (JP) yang diselenggarakan oleh BP Jamsostek selama ini diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 45 Tahun 2015. PP tersebut mengatur program JP untuk pekerja Non PNS dan diselenggarakan dengan skema pre-funding melalui iuran pemberi kerja dan pekerja.

Manfaat yang diterima merupakan hak peserta dan sebagai kepastian atas perlindungan kepada seluruh warga negara.

BPJAMSOSTEK Yogyakarta Ajak Karyawan dan Peserta Lawan Korupsi dengan Tiga Ojo

Sumarjono juga memastikan bahwa tidak akan terjadi penurunan manfaat pada program pensiun untuk PNS jika program tersebut dialihkan ke BP Jamsostek.

Pemerintah, kata dia tetap akan menyiapkan skema program pensiun yang memastikan PNS tetap mendapatkan manfaat pensiun yang minimal setara atau bahkan lebih baik dibandingkan sebelumnya.

Lebih lanjut dijelaskan, BP Jamsostek akan menyelenggarakan program pensiun yang berbentuk Hak PNS sebagai warga negara, sehingga tidak ada diskriminasi dengan pekerja Indonesia lain, sesuai dengan UU SJSN.

Sedangkan untuk program pensiun dalam bentuk Penghargaan atas pengabdian bagi PNS,

Pemerintah juga tengah mempersiapkan konsep yang tepat sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian PNS, termasuk badan yang akan menyelenggarakan. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Yosef Leon Pinsker
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved