MotoGP

MotoGP 2020: Masih Merasakan Sakit, Marc Marquez Lebih Khawatir dengan Mesin Motor Baru Honda

Marc Marquez mengaku menderita secara fisik selama di tes pramusim MotoGP 2020 Sepang, namun teknis motor barunya ternyata lebih mengkhawatirkan.

MotoGP 2020: Masih Merasakan Sakit, Marc Marquez Lebih Khawatir dengan Mesin Motor Baru Honda
www.instagram.com/marcmarquez93
Marc Marquez. 

TRIBUNJOGJA.COM - Saat menjalani tes pramusim di Sepang, Malaysia pada 7-9 Februari lalu, Marc Marquez mengaku masih merasakan sakit pascaoperasi bahu.

Meski begitu, dia ternyata lebih khawatir dengan performa mesin baru Honda di MotoGP 2020 ketimbang kondisinya.

Seperti diketahui, Marc menjalani operasi bahu dua bulan lalu dan walaupun dia bisa ikut tes pramusim di Sepang, dia sempat menjelaskan bahwa kondisinya tidak bisa dikatakan dalam keadaan 100 persen layak untuk ikut.

Malangnya lagi, di Sepang dia mengalami dua kali terjatuh dari motor saat tes dilakukan.

Dengan kejadian itu, dia merasa tidak bisa secara maksimal memberikan pendapatnya untuk analisa data tim Repsol Honda, yang akan digunakan untuk pengembangan di MotoGP 2020.

"Aku butuh lebih banyak kekuatan. Aku senang dengan evolusi dari kondisi fisikku pada tiga hari ini. Tapi benar jika, contohnya kemarin ketika aku berhenti di tengah hari dan mencoba untuk mulai lagi di siangnya, aku terlalu lelah. Otot-otonya sulit untuk dipekerjakan," ungkapnya, dikutip Tribunjogja.com dari laman Crash.net, Rabu (12/2/2020).

Marc mengalami crash di tikukan ke-15 dan penyebabnya adalah kondisi fisiknya. Juara dunia delapan kali itu mengakui jika setelah mengalami gangguan pada tubuhnya, dia lantas kehilangan konsentrasi.

Dia menjelaskan bahwa dia kehilangan kontrol di bagian depan, kemudian kehilangan kendali motornya.

Terkait kondisi ototnya, kakak Alex Marquez ini mengaku sempat menjalani tes otot sebelum datang ke Malaysia untuk tes pramusim MotoGP 2020.

"Kami melakukan tes (otot) sebelum datang ke sini dan secara spesifik otot deltoid sekitr 60 persen. Tapi otot lainnya sudah jauh lebih baik," katanya.

Dia menambahkan, "Ini sangat memengaruhiku. Ini adalah satu di antara sirkuit sulit secara fisik dan aku menderita selama tiga hari ini. Tapi aku perlu menderita sekarang jika aku ingin siap di Qatar."

Walaupun merasa menderita secara fisik, Marc mengaku dia lebih khawatir dengan keadaan motornya.

"Aku lebih khawatir tentang sisi teknis. Hal-hal yang kami coba, belum jelas. Beberapa sedikit lebih baik, tapi kami perlu untuk tetap mendorongnya," ucap Marc.

Dia juga mengatakan, "Jawaban tentang sisi teknis semua terkait pesaing. Jika mereka berkembang banyak kemudian kita perlu tetap bekerja. Sepertinya Suzuki dan Yamaha banyak berkembang."

( Tribunjogja.com | Fatimah Artayu Fitrazana)

Penulis: Fatimah Artayu Fitrazana
Editor: Yoseph Hary W
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved