Liga Indonesia
Persaingan di Bawah Mistar Gawang PSIM Jogja Kian Ketat
Sepekan lebih menggelar latihan sekaligus seleksi, tim pelatih PSIM Jogja urung memutuskan siapa penjaga gawang yang bakal direkomendasikan untuk meng
Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM - Sepekan lebih menggelar latihan sekaligus seleksi, tim pelatih PSIM Jogja urung memutuskan siapa penjaga gawang yang bakal direkomendasikan untuk mengawal gawang tim berjuluk Laskar Mataram pada kompetisi Liga 2 2020 mendatang.
Beberapa nama memang sempat mengikuti proses seleksi diantaranya Anjas (eks Sleman United), namun saat ini tinggal tersisa dua nama saja yakni Jordyno (eks Karo United FC), dan penjaga gawang yang tak lagi asing bagi pandemen PSIM Jogja sebab dalam beberapa musim terakhir berkostum 'biru parang', yakni Ivan Febrianto.
Selain dua nama tersebut, satu penjaga gawang yang dikabarkan akan segera bergabung yakni eks Arema FC, Muhammad Sandy Firmansyah.
Sebelumnya, manajer PSIM Jogja, David MP Hutauruk memang mengisyaratkan ingin mendatangkan satu penjaga gawang senior.
"Kami memang mencari kiper senior nantinya," kata David beberapa waktu lalu.
• Bursa Transfer Liga 2 : PSIM Yogyakarta Resmi Rekrut Tiga Pemain Anyar, Satu Pemain Batal Gabung
Namun saat disinggung perihal merapatnya Sandy Firmansyah ke PSIM Jogja, ia masih enggan berkomentar.
"Ditunggu saja Mas," kata David, Selasa (11/2/2020).
Sekadar informasi, PSIM telah mencapai kesepakatan dengan enam pemain yakni Tegar Hening Pangestu, Martinus Nuvianto Ardi, Supriyadi Eeng, Risman Maidullah, Ahmad Basith Subagja dan Arif Satya Yudha Alkanza.
Dari keenam pemain yang baru saja menandatangani kontrak, tak satu pun yang berposisi sebagai penjaga gawang.
Sedangkan pada latihan, Senin (10/2/2020) lalu, salah satu pemain yang dinanti para suporter yakni Raymond Tauntu sudah turut bergabung.
Selain Raymond, ada pula Hendra Wijaya yang pada musim lalu bergabung ke PSIM pada paruh musim.
• Azka Fauzi Batal Berlabuh ke PSIM Jogja
Sejumlah pemain senior yang tidak asing di kancah sepakbola DIY, turut meramaikan proses seleksi di tim berjuluk Laskar Mataram ini.
Mantan penyerang PSIM, Engkus Kuswaha dan mantan pemain PSS Sleman, TA Musafri, ikut dalam latihan yang dipimpin oleh pelatih Seto Nurdiyantoro.
Satu nama lainnya yang cukup mencuri perhatian yakni penjaga gawang, Ivan Febrianto.
Penjaga gawang asli Semarang yang dalam beberapa musim terakhir setia menjadi bagian Laskar Mataram, namun baru mendapat panggilan setelah tim menjalani proses latihan sekaligus seleksi satu pekan.
"Saya mohon doanya, status saya di PSIM Jogja masih trial. Semoga masih rezekinya di PSIM, setidaknya saya memenuhi panggilan," ujar Ivan singkat.(TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/ivan-febrianto-saat-tampil-membela-psim-jogja-di-trofeo-hamengku-buwono.jpg)