Bisnis

Tekanan Inflasi DIY Mereda pada Januari 2020

Tekanan inflasi DIY pada Januari 2020 tercatat menurun menjadi 0,27% (mtm) dari sebelumnya 0,46% (mtm).

Tekanan Inflasi DIY Mereda pada Januari 2020
centralfutures.com
Ilustrasi: Inflasi 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Tekanan inflasi DIY pada Januari 2020 tercatat menurun menjadi 0,27% (mtm) dari sebelumnya 0,46% (mtm).

Dengan realisasi tersebut, laju inflasi DIY pada awal 2020 tercatat 2,57% (yoy), lebih rendah dibanding inflasi Nasional, yaitu 2,68% (yoy).

Data tersebut berdasar rilis Kantor Perwakilan Bank Indonesia DIY.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia DIY Hilman Tisnawan mengatakan hal tersebut menunjukkan upaya TPID DIY dalam mengendalikan inflasi semakin efektif.

Inflasi Kota Yogyakarta Sentuh 0,46 Persen pada Desember 2019

"Program pengendalian harga yang dilakukan secara bersama-sama, antara lain aktivasi pasar lelang cabai, menunjukkan soliditas antar instansi yang tergabung dalam TPID DIY," ujarnya.

Inflasi Januari 2020 terutama disebabkan peningkatan tekanan inflasi pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau.

Sementara kelompok transportasi menjadi komponen penahan laju inflasi yang paling dominan.

Kelompok makanan, minuman, dan tembakau tercatat mengalami inflasi 1,39% (mtm), terutama berasal dari tekanan inflasi pada komoditas aneka cabai, minyak goreng, dan beras.

Lonjakan harga cabai merah (47,11%; mtm) dan cabai rawit (39,11%; mtm) terjadi karena penurunan pasokan akibat siklus pertanian yang masih berada pada masa tanam yang turut diperlemah dengan faktor curah hujan yang tidak menentu.

Pada PIHPS terpantau harga cabai merah dan cabai rawit pada Januari 2020 mencapai angka tertinggi hingga masing-masing sebesar Rp67.500 per kilogram dan Rp61.000 per kilogram.

Super Gampang! Tutorial Make Up Khusus untuk Musim Hujan

Halaman
12
Penulis: Amalia Nurul F
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved