Kota Magelang

Sambut Cap Go Meh, Komunitas Masyarakat Tionghoa Ikuti Jalan Pagi Ceria

Komunitas masyarakat Tionghoa Kota Magelang mengikuti jalan pagi ceria untuk menyambut Cap Go Meh atau perayaan setelah tahun baru Imlek 2571/2020.

Dok Humas Pemkot Magelang
Komunitas masyarakat Tionghoa Kota Magelang mengikuti jalan pagi ceria untuk menyambut Cap Go Meh atau perayaan setelah tahun baru Imlek 2571/2020. Mereka menyebut dengan Cap Go Meh sederhana. 

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Komunitas masyarakat Tionghoa Kota Magelang mengikuti jalan pagi ceria untuk menyambut Cap Go Meh atau perayaan setelah tahun baru Imlek 2571/2020.

Mereka menyebut dengan Cap Go Meh sederhana.

Kegiatan diawali dengan doa bersama, sebelum kemudian berjalan kaki berkeliling Taman Kyai Langgeng.

Ketua panitia kegiatan, Joni Pramudito menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk membangun kebersamaan antar-anggota komunitas yang terdiri dari berbagai latar belakang profesi, mulai dari pengusaha, seniman, budayawan, perbankan hingga dokter.

Wabah Virus Corona di Tiongkok Diharapkan Tak Pengaruhi Kunjungan Wisatawan ke DIY

"Jalan pagi ceria ini ini untuk menyambut Cap Go Meh, dengan cara sederhana tapi punya tujuan ingin mempererat kerukunan dan membudayakan hidup sehat," katanya, disela kegiatan, Kamis (6/2/2020).

Komunitas yang dibentuk sejak 20 tahun lalu ini beranggotan 70 anggota dari berbagai latar belakang profesi di Kota Magelang.

Ada Slamet Santoso, pemilik toko emas terkemuka hingga Oei Hong Djien, pemilik museum OHD Kota Magelang.

"Meski begitu kita terbuka bagi siapapun yang ingin bergabung. Di setiap kegiatan kita membaur dengan masyarakat," ujarnya.

Tidak hanya ketika perayaan hari besar, komunitas ini juga rutin menggelar jalan sehat rutin setiap hari Selasa dan Kamis.

Pada bulan Ramadhan, mereka juga menggelar buka bersama.

Megawati Resmikan Patung Bung Karno di Akmil Magelang

Sekretaris Daerah Joko Budiyono mengapresiasi kegiatan tersebut karena disamping menyehatkan badan juga membangun kebersamaan warga.

Ini menjadi cerminan bahwa Kota Magelang adalah kota yang kondusif karena masyarakatnya guyub rukun dan menjunjung tinggi toleransi.

"Kita tunjukkan bahwa Kota Magelang itu sejuk, kondusif, menyenangkan, sehingga masyarakat luar daerah tidak usah ragu untuk datang ke Kota Magelang," ucapnya. (TRIBUNJOGJA.COM/pro/kotamgl)

Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved