Jawa

Angin Kencang Rusakkan Rumah Warga dan Gedung Sekolah di Magelang

Bencana angin kencang yang melanda wilayah Dusun Ngampel, Desa Kaliabu, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang, Jumat (7/2/2020) sore tadi, menyebabkan

Angin Kencang Rusakkan Rumah Warga dan Gedung Sekolah di Magelang
Dok BPBD Kabupaten Magelang
Petugas melakukan penanganan pohon tumbang di Dusun Ngampel, Desa Kaliabu, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang, Jumat (7/2/2020). Bencana angin kencang menyebabkan empat rumah dan satu gedung sekolah rusak ringan 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Bencana angin kencang yang melanda wilayah Dusun Ngampel, Desa Kaliabu, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang, Jumat (7/2/2020) sore tadi, menyebabkan empat rumah dan satu gedung sekolah rusak ringan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang, Edy Susanto, mengatakan, kejadian tersebut terjadi pada Jumat (7/2) sekitar pukul 15.00 WIB. Hujan lebat melanda wilayah kecamatan Salaman dan sekitarnya.

Saat itu, tiba-tiba angin bertiup sangat kencang menyebabkan empat rumah warga rusak ringan dan satu gedung sekolah rusak pada bagian atap.

Muncul Bibit Siklon Tropis, Ini Wilayah yang Berpotensi Hujan Lebat dan Angin Kencang di Indonesia

"Hujan dengan intensitas lebat disertai angin kencang yang terjadi di wilayah Kecamatan Salaman mengakibatkan empat rumah rusak ringan dan satu gedung sekolah rusak ringan pada bagian atap. Selain itu terdapat pohon tumbang yang mengenai rumah," kata Edy, Jumat (7/2/2020).

Edy mengatakan, empat rumah yang rusak ringan milik warga setempat milik Haryoko (42), Wasini (70), Fatkhul (38), dan Nasrodi (62). Satu gedung sekolah juga mengalami rusak ringan.

BPBD pun langsung melakukan kaji cepat. Petugas gabungan terdiri dari TNI, Polri, relawan dan masyarakat melakukan kerja bakti melakukan penanganan terhadap pohon yang tumbang.

Polisi Selidiki Kasus Pencurian Mesin ATM di Magelang

Barang logistik dibutuhkan untuk kerja bakti dan terpal.

"Kaji cepat dilakukan oleh BPBD dengan penangan pohon tumbang oleh BPBD bersama TNI POLRI, Relawan dan warga, berkoordinasi dengan Pemdes dan PLN. Kebutuhan mendesak barang logistik untuk kerja bakti dan terpal. Penanganan telah selesai dilakukan," tuturnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Rendika Ferri K
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved