Bantul

Pemkab Bantul Dorong Pak Lurah Keluarkan Sanksi

Meski institusinya tidak berwenang mengeluarkan sanksi, Ia mendorong Pemerintah Desa setempat.

Pemkab Bantul Dorong Pak Lurah Keluarkan Sanksi
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Bantul 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL- Kepala Bagian Pemerintah Desa (Kabag Pemdes) Kabupaten Bantul, Kurniantoro angkat bicara terkait kasus yang melibatkan oknum Dukuh di Kecamatan Sanden. 

Meski institusinya tidak berwenang mengeluarkan sanksi, Ia mendorong Pemerintah Desa setempat agar dapat memberikan sanksi yang adil dan bijaksana terhadap oknum tersebut.

Akhir Cerita Selingkuhan Sembunyi di Kolong Tempat Tidur, Ketahuan Gara-gara Kaleng Nyamuk Bakar

Karena menurut dia, bagaimana pun juga, kasus yang melibatkan Pamong Desa tidak bisa dimaknai sebagai perbuatan antara pelaku, korban dan masyarakat saja.

Pemerintah Desa setempat juga dirugikan karena nama baiknya ikut dikorbankan.

"Status pamong desa ini kan jabatan yang melekat dalam kesehariannya. Artinya kalau menurut saya harus ada tindakan hukuman, tetapi bentuk hukuman bagaimana, monggo tergantung kebijaksanaan Pak Lurah," kata dia, dihubungi, Rabu (5/2/2020).

Dikatakan Kurniantoro, pihaknya tidak memiliki kewenangan untuk menjatuhkan sanksi terhadap Pamong Desa yang bermasalah.

Bahkan Camat sekalipun tidak memiliki kewenangan. Kewenangan sanksi hanya ada di Lurah Desa dengan mengacu pada Peraturan Bupati (Perbup) nomor 60 tahun 2018 tentang Disiplin Pamong Desa.

Dalam peraturan tersebut menurut dia tidak ada disebutkan secara Eksplisit atau secara gamblang sanksi apa yang seharusnya diterima oleh Pamong ketika dia berselingkuh.

Semuanya tergantung kebijaksanaan Lurah Desa.

"Dalam arti dapat memenuhi keadilan bagi masyarakat, pelaku, korban dan institusi Pemerintah Desa," ucap Kurniantoro. Ia juga menjelaskan dalam peraturan tersebut disebutkan, seorang Pamong harus menjaga harkat dan martabat desa.

Diceritakan sebelumnya, seorang oknum dukuh di salah satu Desa di Bantul digerebek oleh warga ketika sedang berduaan dengan, seorang perempuan yang sudah bersuami.

Keduanya digerebek oleh warga disebuah rumah kosong. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved