Bisnis

Jogja Fashion Week Bakal Hadirkan 105 Desainer

Penyelenggaraan JFW ke-15 tahun ini, PT Aira Mitra Media bersama Rumah Pentas Yogyakarta kembali dipercaya oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan DI

Jogja Fashion Week Bakal Hadirkan 105 Desainer
TRIBUNJOGJA.COM / Noristera Pawestri
launching Jogja Fashion Week 2020 di Jogja Expo Center 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Jogja Fashion Week (JFW) kembali digelar tahun ini pada 19-23 Agustus 2020 mendatang di Jogja Expo Center (JEC) Yogyakarta.

Penyelenggaraan JFW ke-15 tahun ini, PT Aira Mitra Media bersama Rumah Pentas Yogyakarta kembali dipercaya oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY untuk menyelenggarakan JFW.

Mengusung tema ‘Simfoni Mutumanikam’, JFW 2020 akan menggelar beberapa agenda kegiatan seperti pameran produk fesyen, produk unggulan daerah, seminar, temu bisnis, lomba desain busana, modeling, fotografi, karnaval dan peragaan busana.

Direktur Utama PT Aira Mitra Media Nurhadi mengatakan JFW 2020 akan menampilkan produk fesyen terbaru yang kreatif dan inovatif hasil rancangan para desainer mengangkat budaya Indonesia.

Jogja Fashion Week 2019 Angkat Fashion Nusantara Agar Mendunia

"Menghadirkan total 105 desainer yang akan terbagi dalam show sore dan show malam dengan berbagai jenis busana," ujarnya dalam launching JFW di JEC pada Rabu (5/2/2020) sore.

Runway fashion show sebagai ajang aktualisasi desainer untuk menampilkan karya terbaik busana ready to wear berbasis budaya nasional dan dikemas secara modern dan aktual.

"Harapannya JFW 2020 tidak hanya sekadar tontonan dan ajang promosi, tetapi juga bisa menjadi ajang bertemunya para pelaku usaha produsen dengan konsumen pembeli. Sehingga akan terjadi transaksi bisnis saling menguntungkan antarkedua belah pihak," katanya.

Pimpinan Rumah Pentas, Tosa Santosa menambahkan JFW menjadi event acuan yang mengetengahkan hasil karya busana siap pakai berbasis bahan tradisi, netral dan bisa mewujudkan Yogya sebagai pusat fesyen Indonesia.

Jogja Fashion Week 2019, Bukan Fashion Show Biasa

“Rumah pentas berkomitmen seperti yang selalu kami kerjakan, melayani dengan sepenuh hati dan memberikan yang terbaik,” katanya.

Pada peluncuran JFW 2020 ini diisi dengan peragaan busana 23 desainer asal Yogyakarta, Solo, Klaten, Sukoharjo, Semarang, Bekasi.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY Aris Riyanta yang hadir pada peluncuran JFW 2020 mengatakan selain kuliner, sektor industri juga mampu meningkatkan wisata DIY.

Oleh sebab itu dibutuhkan peran para desainer untuk terus mengembangkan industri fesyen.

Sebab, kata dia, peran desainer menjadi faktor dominan agar industri fesyen mempunyai nilai tinggi.

"JFW memiliki potensi yang dapat memberikan kontribusi bagi perekonomian masyarakat. Kami merasa bangga kontribusi desianer bisa merekrut banyak tenaga kerja," ungkapnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Noristera Pawestri
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved